Tak Hanya di Amerika, Ultron Rajai Bioskop Global

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak laki-laki menggunakan ksotum Captain America saat menunggu dimulainya premiere film

    Seorang anak laki-laki menggunakan ksotum Captain America saat menunggu dimulainya premiere film "Avengers: Age of Ultron" di Westfield shopping centre, Shepherds Bush, London, 21 April 2015. REUTERS/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, Jakarta - Film persembahan Disney/Marvel Studios Film berjudul Avengers: Age of Ultron menjadi film nomor satu di beberapa pasar internasional, termasuk Prancis, Italia dan Filipina. Film ini diperkirakan meraup 9,5 juta dolar pada penayangan hari pertama.

    Penayangan film itu diperluas hingga ke Inggris, Jerman, dan Korea Selatan, seperti dilansir CNN.

    Sejauh ini Ultron telah mengantongi keuntungan sekitar 44,8 juta dolar hanya dalam dua hari tayang di sejumlah negara di luar Amerika.

    Terlepas dari apa yang akan terjadi dengan film tersebut di pasar internasional, kemungkinan besar film ini akan terbang tinggi memecahkan rekor pada pembukaan akhir pekan depan di Amerika.

    Sekuel perdana megahit The Avengers pada 2012 meraih lebih dari 200 juta dolar di AS.

    Beberapa analis bahkan memperkirakan angkanya bisa mencapai 215 juta dolar hingga 220 juta dolar pada peluncuran perdananya di Amerika.

    Hal ini tidak hanya akan menjadi debut super-heroik, tapi juga akan melompat melewati 207,4 juta dolar saat akhir pekan pembukaan box office terbesar dalam sejarah film.

    Hanya waktu yang akan menjawab apakah Ultron mampu mengalahkan tayangan perdana pendahulunya yang meraih angka 1,5 miliar dolar di seluruh dunia.

    Namun sebagian besar tanda-tanda menunjukkan film itu mudah menjadi film terbesar pada musim panas dan sepanjang 2015.

    Setidaknya itu sebelum film lain Disney berjudul Star Wars: The Force Awakens rilis pada Desember.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.