Ayah Kim Kardashian: Saya Sekarang Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Kardashian terlihat bersama ayahnya, Bruce Jenner di Los Angeles, California, 24 Oktober 2014. Bruce mengakui ia sangat mengkhawatirkan reaksi anak-anak akan perubahan identitasnya.  GONZALO/Bauer-Griffin/GC Images

    Kim Kardashian terlihat bersama ayahnya, Bruce Jenner di Los Angeles, California, 24 Oktober 2014. Bruce mengakui ia sangat mengkhawatirkan reaksi anak-anak akan perubahan identitasnya. GONZALO/Bauer-Griffin/GC Images

    TEMPO.CO, Los Angeles - Kabar mengejutkan datang dari ayah tiri Kim Kardashian, Bruce Jenner. Bruce, yang merupakan ayah kandung Kendall dan Kylie Jenner, telah menjadi seorang perempuan sekarang.

    Bruce menyampaikan status barunya tersebut saat melakukan wawancara dengan Diane Sawyer dalam acara ABC's. "Saya seorang perempuan," kata Bruce, seperti dilansir laman Newsweek, Ahad, 26 April 2015.

    Mantan suami Kris Jenner yang juga mantan atlet peraih medali emas olimpiade ini mengaku kalau jati dirinya sebenarnya seorang perempuan. "Apa pun alasannya, saya adalah seorang perempuan. Otakku lebih condong ke arah perempuan ketimbang pria. Inilah jiwaku yang sebenarnya. Bruce sebagai pria hidup penuh penipuan. Saya berubah jadi perempuan bukanlah sebuah kebohongan," kata Bruce.

    Upaya Bruce untuk menjadi seorang perempuan ternyata sudah lama. Selama lima tahun terakhir ini Bruce mengkonsumsi hormon perempuan. Hal tersebut dilakukannya sebagai upaya agar dirinya benar-benar menjadi seorang perempuan.

    Tak hanya itu, beberapa bulan lalu Bruce Jenner melakukan operasi payudara. Namun ia memilih untuk tidak mengubah dadanya dengan ukuran besar. Ia menjaga agar ia tidak terlihat aneh dengan perubahan dirinya.

    Perubahan status Bruce ini tentu menjadi sensasi yang memicu pro dan kontra. Banyak yang mengutuk, tapi banyak pula yang mendukung Bruce Jenner. Tagar #BruceJenner sempat membanjiri linimasa Twitter.

    RINA ATMASARI | NEWSWEEK


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.