Melongok Keindahan Lukisan Benang Karya I Wayan Arnata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berpose di depan lukisan karya Eddy Susanto pada Pameran tunggalnya di Lawangwangi Creative Space, Bandung (3/5). Lukisan bergaya klasik kontemporer/Neo klasik ini bila dilihat dalam gelap menggunakan lampu Ultraviolet, berubah menjadi lukisan klasik Eropa. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pengunjung berpose di depan lukisan karya Eddy Susanto pada Pameran tunggalnya di Lawangwangi Creative Space, Bandung (3/5). Lukisan bergaya klasik kontemporer/Neo klasik ini bila dilihat dalam gelap menggunakan lampu Ultraviolet, berubah menjadi lukisan klasik Eropa. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    BISNIS.COM, Jakarta - I Wayan Arnata, pelukis Bali asal Desa Sukawati, menampilkan lukisan berbahan dasar benang di Griya Santrian Gallery, Sanur. Sebanyak 24 karya lukisan dengan media benang dan satu seni instalasi berjudul I am ini dipamerkan mulai 24 April 2015 hingga 19 Juni 2015.

    "Saya mengambil judul pameran Wayan Arnata Integrity, karena untuk memahami integritas adalah jati diri dan kejujuran dalam berkarya," ungkapnya saat ditemui di Griya Santrian Gallery, Rabu 22 April 2015.

    Semua karya yang ditampilkan adalah kisah pengalaman pribadi. Apa yang dia rasakan, lihat, dan lakukan sehari-hari tertuang dalam karya tersebut.

    "Selama saya mempersiapkan karya ini, tidak ada hambatan yang saya alami. Ketekunan dan keuletan merupakan sebuah keharusan bagi teknik yang saya terapkan dalam karya-karya ini," tuturnya.

    Dalam pameran ini dia menyampaikan hal-hal yang lucu, ringan, sekuler, prinsip, renungan, umpatan, harapan serta menawarkan nilai-nilai lokal kebijakan, namun terus relevan hingga saat ini.

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.