Puteri Indonesia 2015 Tak Bisa Jawab Soal Indonesia?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri berpose di Sheraton Hotel Cegkareng, 24 Februari 2015. Selain terjun di dunia modeling, Anin juga pernah terjun ke dunia hiburan dengan membawakan acara `Jejak Petualang` di sebuah stasiun TV swasta. TEMPO/Nurdiansah

    Putri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Putri berpose di Sheraton Hotel Cegkareng, 24 Februari 2015. Selain terjun di dunia modeling, Anin juga pernah terjun ke dunia hiburan dengan membawakan acara `Jejak Petualang` di sebuah stasiun TV swasta. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang menarik ketika Anindya Kusuma Putri, 23 tahun, diberondong pertanyaan seputar pengetahuan umum tentang Indonesia. 

    Puteri Indonesia 2015 ini diberi lima pertanyaan oleh majalah Tempo: Berapa jumlah kabupaten dan kota di Indonesia? Berasal dari provinsi manakah lagu daerah Ma Rencong Rencong? Sebutkan nama ibu kota Provinsi Papua Barat! Sebutkan nama lengkap pencipta lagu Indonesia Raya! Pada abad ke berapakah Candi Borobudur dibangun? (Baca: Yayasan Puteri Indonesia Keberatan Pernyataan Dua Putri)

    Mahasiswi Planologi Universitas Diponegoro ini menjawab sesuai dengan pertanyaan. Namun Anindya, yang merupakan wakil Provinsi Jawa Tengah dalam pemilihan Puteri Indonesia serta memiliki prestasi menjadi juara Gadis Sampul 2008 dan Presiden Pertukaran Mahasiswa AIESEC Universitas Diponegoro, tak menjawab seluruh pertanyaan tersebut. 

    "Duh enggak tau, kalo Jateng aku tahu. Aceh, ya? Timika? Duh apa ya.., bentar-bentar..., pass deh.. dan pertanyaan kelima jawabnya, he-he-he, enggak tahu," demikian jawaban Anindya.

    Sontak jawaban Anindya menuai komentar banyak pihak. Di antaranya, "Kok, jawaban Puteri Indonesia begitu, ya?" kata seseorang yang mengomentari jawaban Anindya.

    SUBKHAN | HP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.