2 Alasan Jokowi Pilih Krontjong Toegoe Hibur Delegasi KAA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok musik Kerontjong Toegoe mengalunkan musik keroncong dalam Festival Kampoeng Toegoe 2010 di Kampung Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (16/10). Selain musik keroncong, pengunjung juga disuguhi kesenian berlatar budaya Portugis lainnya, seperti Brasil dan Timor Leste. TEMPO/Nita Dian

    Kelompok musik Kerontjong Toegoe mengalunkan musik keroncong dalam Festival Kampoeng Toegoe 2010 di Kampung Tugu, Jakarta Utara, Sabtu (16/10). Selain musik keroncong, pengunjung juga disuguhi kesenian berlatar budaya Portugis lainnya, seperti Brasil dan Timor Leste. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Krontjong Toegoe Andre Juan Michiels mengungkapkan dua alasan mengapa grup musiknya diminta Presiden Joko Widodo untuk menghibur delegasi Konferensi Asia Afrika pada saat jamuan makan malam esok, Rabu, 22 April 2015. Menurut Andre, salah satu pertimbangan Jokowi memintanya untuk menghibur delegasi KAA ialah karena mantan Gubernur DKI tersebut pernah menyaksikan Krontjong Toegoe tampil di beberapa tempat.

    "Kami memang pernah tiga kali tampil di hadapan Pak Jokowi," kata Andre saat ditemui Tempo di Jalan Raya Gereja Tugu Nomor 7, Semper Barat, Jakarta Utara, Senin malam, 21 April 2015.

    Andre menjelaskan untuk pertama kali grup musiknya tampil di depan mantan Wali Kota Surakarta itu saat pelantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, kata Andre, Krontjong Toegoe menghibur Jokowi selama dua jam.

    Pertemuan lainnya dengan Jokowi, ujarnya, ialah pada saat perayaan ulang tahun Jakarta pada 2013. "Terakhir kali kami pentas di depan Pak Jokowi pada saat dia akan maju sebagai calon presiden," tutur Andre.

    Andre mengungkapkan pada saat pemilu presiden tahun lalu pun dia dan teman-temannya di Krontjong Toegoe menjadi relawan bagi pemenangan pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Pria berambut gondrong ini menjelaskan, saat kampanye ia dan teman-temannya ikut membantu untuk membagikan atribut kampanye, seperti kaos, pada warga sekitar.

    Hal yang berbeda diungkapkan oleh salah satu anggota Krontjong Toegoe Milton Augustino Michiels. Menurut Milton, terpilihnya grup musik keroncong yang bermarkas di Tugu, Semper Barat, Jakarta Utara, ini tak lepas dari penampilannya di Istana Negara pada saat pemerintahan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Milton menjelaskan bahwa pada 2008 Krontjong Toegoe pernah tampil di Istana Negara sebanyak dua kali, yaitu pada 13 Juli dan 17 Agustus. Saat itu, kata Milton, grup musiknya diminta untuk menghibur Presiden Brasil. Sedangkan pada Agustus, Presiden SBY, ia mengatakan, memintanya tampil untuk mengiringi Dewi Yul, Yuni Shara, dan ratu keroncong Sundari Soekotjo.

    Pada Agustus tahun lalu pun, ujar Milton, Krontjong Toegoe masih diundang untuk tampil di Istana Negara. "Jadi kenapa kami diminta tampil di KAA karena tak lepas dari performa kami di Istana Negara sebelumnya," ujar pemain macina ini dengan bangga.

    GANGSAR PARIKESIT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.