Record Store Day, Guruh Sukarno Putra Rilis Piringan Hitam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guruh Soekarnoputra, menjawab pertanyaan awak media seusai menjenguk Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi yang dirawat karena kanker stadium 4 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta (26/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Guruh Soekarnoputra, menjawab pertanyaan awak media seusai menjenguk Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi yang dirawat karena kanker stadium 4 di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta (26/8). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Perhelatan Record Store Day 2015 di Jakarta akan diisi perilisan album piringan hitam dari sejumlah musikus. Salah satunya Guruh Sukarno Putra. 

    "Guruh akan merilis piringan hitam untuk album Swara Mahardika," kata Agus Susanto, anggota panitia Record Store Day 2015, di Jakarta, Jumat, 17 April 2015.

    Selain Guruh, musikus yang akan merilis piringan hitam dalam acara ini antara lain Avhath Band dan The Millow. Piringan hitam dari tiga penggiat seni musik itu akan dijual dengan harga Rp 200-375 ribu.

    Record Store Day adalah ajang perayaan hari toko musik independen sedunia yang diperingati setiap tahun. Perhelatan ini pertama kali diadakan di Amerika Serikat pada 2007. 

    Di Indonesia, acara ini pertama kali digelar pada 2012. Dari tahun ke tahun, minat masyarakat untuk mengikuti acara ini semakin besar. 

    Pada tahun ini, acara ini akan digelar pada 18-19 April 2015 di sembilan kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, Yogyakarta, Palu, Makassar, Palembang, dan Samarinda.

    "Ini ajang untuk merayakan hari toko musik sedunia," kata Agus. Meski acara ini lebih berfokus pada rekaman piringan hitam, toko-toko yang menjual musik dalam bentuk CD dan kaset tetap diberi tempat.

    Di Jakarta, acara ini dilangsungkan di Bara Futsal (bekas bangunan Golden Truly), Jalan Falatehan Nomor 68, Melawai, Jakarta Selatan, pada pukul 10.00-22.00 WIB. Acara ini akan diikuti sekitar seratus toko musik dan pertunjukan dari sejumlah band, di antaranya Bangkutaman, The Candies, Rumahsakit, Animalism, The Upstairs, dan Strange Fruit.

    Agus memprediksi perhelatan ini akan dihadiri sekitar 2.000 pengunjung. Tahun lalu, acara ini dihadiri sekitar 800 pengunjung karena skalanya masih kecil dan jumlah toko yang ikut serta masih sedikit.

    Agus  berharap Record Store Day ini bisa membuat para penggemar musik kembali lebih menikmati rilisan lagu favorit mereka melalui bentuk fisik, seperti piringan hitam, kaset, atau CD. Melihat antusiasme masyarakat, dia optimistis harapannya terwujud. "Pengunjung acara ini bukan cuma bapak-bapak, tapi juga anak-anak muda," katanya.

    AMIRULLAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?