Jadi Caddy McIlroy, Niall Horan 'One Direction' Terjatuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Niall Horan, anggota One Direction, melakukan pukulan pada hole ke sembilan menggantikan Rory McIlroy, pegolf terkenal asal Irlandia Utara, dalam Par 3 Contest, sebagai pembuka Turnamen Antar Master 2015 di Georgia, 8 April 2015. Jamie Squire/Getty Images

    Niall Horan, anggota One Direction, melakukan pukulan pada hole ke sembilan menggantikan Rory McIlroy, pegolf terkenal asal Irlandia Utara, dalam Par 3 Contest, sebagai pembuka Turnamen Antar Master 2015 di Georgia, 8 April 2015. Jamie Squire/Getty Images

    TEMPO.COWashington - Personel boyband One Direction, Niall Horan, jatuh terpeleset ketika menjadi caddy pegolf nomor satu dunia, Rory McIlroy, dalam turnamen golf, Masters, Rabu waktu setempat, 8 April 2015. 

    Horan, 21 tahun, sempat mengunggah fotonya bersama McIlroy ke media sosial sebelum ia memulai job-nya sebagai caddy di Augusta National Club, Washington, Amerika Serikat. Keduanya tersenyum lebar.

    Horan mengenakan jumpsuit putih dipadukan dengan topi hijau. Di punggung jumpsuit tertulis nama “McIlroy”. Sedangkan McIlroy yang berasal dari Irlandia memakai kaus putih senada dengan topinya.

    Namun tampaknya Horan keberatan dengan kantong tongkat stik golf milik McIlroy yang dibawanya, sehingga ia terjatuh di kontes Par 3. Kejadian ini sempat terekam kamerawan Sky Sports.

    Keduanya tertawa geli seusai insiden kecil itu. Mereka tampak kompak sekali. Horan yang juga asal Irlandia pun sempat memukul bola saat tee off di hole 9.

    Horan adalah penyuka olahraga golf. Ia menjadi anggota tetap di dua klub di Inggris.

    Horan mendapat sambutan hangat dari penonton di lapangan. Ia banyak berfoto dengan para penggemarnya. Horan juga berfoto bersama mantan pegolf nomor satu dunia, Tiger Wood.

    DAILY MAIL | MARTHA WARTA SILABAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.