Dewi Dee Lestari Girang, Filosofi Kopi Ketemu Jodoh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kopi. Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images

    Ilustrasi kopi. Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Penulis Dewi Lestari mengaku puas dengan film yang diadaptasi dari cerita pendek dalam buku Filosofi Kopi karyanya. "Sejujurnya saya sendiri tidak menyangka seapik itu hasilnya. Filosofi Kopi sebagai cerita telah menemukan jodohnya yang tepat," kata perempuan yang akrab dipanggil Dee itu, di Jakarta, Selasa, 7 April 2015.

    Sebelum jatuh di tangan sutradara Angga Dwimas Sasongko yang meraih film terbaik Festival Film Indonesia 2014 lewat Cahaya dari Timur, Dee mengatakan ada beberapa pihak yang tertarik mengangkat Filosofi Kopi ke layar lebar.

    "Tapi saya dengan Angga punya visi yang sama, dia juga punya konsep menarik yaitu user generated movie. saya selalu senang dengan ide terobosan," ungkap Dee.

    Dalam pembuatan film Filosofi Kopi, Dee menjadi konsultan cerita dan mendampingi Jenny Jusuf dalam penulisan skenario. Plot dari cerita pendek pun dikembangkan agar dapat diadaptasi menjadi film.

    "Cerita pendek memang harus dikembangkan, kebalikan dari novel yang harus dipotong-potong bagiannya agar cukup menjadi film," tutur Dee.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.