5 Alasan Film 'Fast and Furious 7' Meledak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baru seminggu film Fast and Furious 7 sudah memecahkan rekor dengan pemasukan terbesar sepanjang tahun ini dalam daftar box office di Amerika Serikat yang meraup keuntungan US$ 143,6 juta. youtube.com

    Baru seminggu film Fast and Furious 7 sudah memecahkan rekor dengan pemasukan terbesar sepanjang tahun ini dalam daftar box office di Amerika Serikat yang meraup keuntungan US$ 143,6 juta. youtube.com

    TEMPO.CO , Jakarta: Film Fast and Furious 7 alias Furious 7 telah memecahkan rekor penjualan tiket pada pembukaan pekan lalu. Film itu, yang analis perkirakan akan meraup US$ 115-120 juta atau Rp 1,5-1,6 triliun, ternyata sudah mencapai Rp 1,8 triliun, film terlaris di bulan April.

    Mengapa film ini begitu laris? Ada banyak faktor tentunya. Ini beberapa alasan yang dicatat Business Insider pada Senin, 6 April 2015.

    1. Paul Walker

    Alasan yang paling jelas bagi penggemar maupun penonton umum datang ke bioskop adalah untuk melihat bagaimana Universal Studio dan para pemain menangani bagian akhir film ini setelah Paul Walker meninggal pada November 2013.

    Ludacris, pemeran Tej Parker di film ini, mengatakan, Paul tampil 80% di film ini. Saudara Paul, Caleb dan Cody, kemudian datang membantu menyelesaikan sisanya.

    "Itu berhasil di box office, banyak orang ingin melihatnya sebagai persembahan kepada Paul Walker dan apa yang Paul berikan kepada seri ini. Dan, penonton akan datang untuk alasan itu," kata Phil Contrino, wakil presiden BoxOffice.com.

    2. Vin Diesel

    Setelah Paul meninggal, Vin Diesel langsung menjadi satu dari selebriti yang paling banyak pengikut di Facebook, dengan 87 juta "like", ketika dia memajang foto dan cerita tentang dirinya dan Paul kepada para penggemar.

    Diesel juga menuai banyak pengikut setelah perannya sebagai manusia pohon Groot dalam film Guardians of the Galaxy. Diesel mengatakan, peran itu membantunya untuk menerima wafatnya Paul.

    Diesel adalah penggerak di belakang seri Fast and Furious. Dia tak terlibat dalam 2 Fast 2 Furious, tapi muncul sebentar di akhir film Tokyo Drift. Setelah Tokyo Drift ternyata kurang menguntungkan, Universal kembali ke Diesel dan memberinya kebebasan kreatif untuk meneruskan seri ini. Sejak itu, film ini terus meledak.

    3. Media Sosial

    Tak cuma Vin Diesel yang berperan di media sosial. Pemeran lain, seperti Michelle Rodriguez, Tyrese, dan Ludacris, juga berbagai foto-foto dari film itu sebelum film ditayangkan di bioskop serta anekdot dan kenangan mereka tentang Paul.

    Seri film Fast and Furious memang punya jejak besar di media sosial. Ketika YouTube menampilkan banyak video tentang pembuatan film Fast and Furious 7 dan nostalgia dari film sebelumnya, Instagram merilis video 7 detik "bocoran" film itu beberapa hari sebelum trailer film keluar. Laman akun Facebook seri film itu memiliki 54,9 juta pengikut, lebih banyak daripada Marvel (17,9 juta) dan film Star Wars (13 jut).

    4. Beragam Bintang

    Salah satu yang seri film ini capai, yang banyak seri film lain sukar lakukan, adalah punya bintang dari berbagai etnis yang hampir meliputi semua kawasan. Film itu menampilkan tokoh-tokoh yang bicara banyak bahasa, termasuk Inggris, Spanyol dan Rusia.

    "Mereka melakukannya dengan cara yang cerdas," kata Contrino. "Mereka tidak seperti tempelan, seperti yang terjadi di beberapa film dengan tokoh berbahasa Spanyol muncul karena wajib ada atau sekadar karikatur."

    5. Lebih dari Sekadar Mobil

    Sejak 2001, seri film Fast and Furious bertabur mobil, cewek seksi, dan adegan berbahaya yang konyol. Film-film lain juga mengandung unsur-unsur ini, tapi, pada intinya film ini, khususnya tiga film terakhir, adalah soal keluarga.

    "Hal paling penting dalam hidup selalulah orang-orang di ruang ini. Di sini. Saat ini. Salud mi familia," kata Dominic Toretto (Vin Diesel) saat mengumpulkan 'keluarganya'.

    Itulah sesuatu yang membuat semua orang di seluruh dunia merasa terhubung.

    BUSINESS INSIDER | K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.