Anang Hermansyah ke Menteri Anies: Musik Diperhatikan Dong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2014-2019, Anang Hermansyah mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPR terpilih di Gedung DPR, Jakarta, 30 September 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2014-2019, Anang Hermansyah mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPR terpilih di Gedung DPR, Jakarta, 30 September 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Anang Hermansyah mengapresiasi salah satu program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan untuk terus menghargai perfilman Indonesia.

    "Saya apresiasi dalam hal perfilman," kata Anas dalam rapat kerja bersama Kementerian Pendidikan di Gedung DPR Selasa 7 April 2015.

    Anang mengatakan film Indonesia memang salah satu budaya Indonesia yang perlu dimajukan. Anang juga mengingatkan selama ini banyak film Indonesia yang diturunkan lebih cepat dari layar bioskop. Padahal peminatnya masih banyak.

    Anang juga menyarankan agar film Indonesia bisa lebih sering ditonton oleh anak-anak Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. "Dampaknya juga pasti besar," kata Anang.

    Namun ternyata di akhir perkataannya, penyanyi sekaligus pencipta lagu itu meminta Menteri Anies untuk juga ingat dan mengembangkan peran musik yang juga menjadi salah satu budaya Indonesia.

    "Musik juga diperhatikan dong, jangan film saja," kata Anang memohon. Perkataannya pun mengundang tawa dari kerabat lainnya, juga dari Menteri Anies.

    Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat program pembuatan dan pemutaran film untuk pendidikan karakter melalui bioskop. Kementerian itu pun akan menyediakan 30 bioskop keliling.

    MITRA TARIGAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.