Bocoran: Inilah 3 Penyebab Agnes Monica Melejit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnes Monica menghadiri premiere film

    Agnes Monica menghadiri premiere film "Oblivion" di Dolby Theater, Hollywood, California, pada April 2013. Albert L. Ortega/Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Agnes Monica punya kiat sukses dalam berkarier sebagai penyanyi yang membuatnya bergaung hingga internasional. Agnes ternyata memegang sejumlah prinsip hidup yang dijalankan dengan keteguhan hati dan totalitas. Itulah mengapa Agnes Monica punya pendapat berbeda bahkan melawan mainstream soal hidup dan proses kreatifnya.  Misalnya, soal salah kostum sampai tudingan kreativitas musik yang kebablasan, dara kelahiran 1 Juli 1986 itu tetap konsisten dengan prinsip hidupnya.

    Apa saja prinsip hidup Agnes Monica, ini bocorannya.

    1. Jangan Diam

    Agnes bergabung dengan kampanye keep walking, sebuah gerakan tentang semangat mengejar mimpi yang digaungkan Johnnie Walker. "Ini (kampanye keep walking) sejalan dengan slogan aku, apa pun yang orang bilang tentang kamu, yang paling penting kamu harus terus berjalan," ujar Agnes.

    Meski tak ada janji jika seseorang terus bersemangat maka hidupnya akan lurus dan baik-baik saja, Agnes berpendapat, selama seseorang masih bisa berjalan, dia harus terus melangkah kendati langkahnya harus terseret-seret.


    2. Tuhan Sangat Kreatif

    Menurut Agnes, Tuhan itu sangat kreatif sehingga tak mungkin Dia hanya membuat 20 karakter untuk manusia sejagat. "Jadi bukan hanya karena saya dari Indonesia, dari agama Kristen, dan hanya karena ini dan itu, bukan berarti aku harus seperti ini," ujar Agnes.

    Karena itu, Agnes membantah dia sudah berbau kebarat-baratan dan tidak Indonesia lagi. "Lu lihat saja di Indonesia apakah setiap hari ada yang ke mal pakai kebaya? Tidak ada! Semuanya pakai jins, dan jins dari mana datangnya? Amerika."

    Menurut Agnes, terlalu picik jika seseorang berpikir melihat Indonesia itu artinya harus begini dan begitu. "Elu tidak dibedakan dari where you come from, tapi kamu dibedakan dari who you are, who you interact with. Itu semuanya kamu, individu."


    3. If You Fail to Plan, You Plan to Fail

    Agnes percaya dengan perencanaan dan sesuatu yang berjalan sistematis. Namun, di lain pihak, Agnes juga percaya dengan segala sesuatu yang bersifat spontanitas.

    "Pada saat gue ingin nyanyi dan mendengarkan lagu urban, itu karena gue ingin. Pada saat nyanyi lagu balad dengan gaun, itu karena aku ingin mengenakan gaun itu dan bernyanyi balad. Ya itu gue, bisa spontan dan terencana," ujar Agnes.

    TIM TEMPO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.