Dua Film Pariwisata Indonesia Raih Award di Bulgaria  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perahu penyeberangan untuk wisatawan yang akan melakukan snorckling dan diving di pantai bertebing Apparalang, Desa ara, Bulukumba, Sulsel, 7 Maret 2015. Selain pantai, wisatawan juga bisa menikmati berkeliling pinggiran tebing dan melakukan snorckling. TEMPO/Iqbal Lubis

    Perahu penyeberangan untuk wisatawan yang akan melakukan snorckling dan diving di pantai bertebing Apparalang, Desa ara, Bulukumba, Sulsel, 7 Maret 2015. Selain pantai, wisatawan juga bisa menikmati berkeliling pinggiran tebing dan melakukan snorckling. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.COJakarta - Dua film pendek promosi pariwisata produksi Kementerian Pariwisata Indonesia memenangi penghargaan untuk kategori history and culture (Wonderful Indonesia: History and Culture) dan kategori sport and adventure (Wonderful Indonesia: Diving) pada International Tourism Film Festival (ITFF) of Bulgaria kesebelas, "On the East Coast of Europe". 

    Pemberian penghargaan diumumkan saat penutupan festival pada Jumat malam di Cathedral Rozhdeshtvo Bogorodichno Hall, Kota Veliko Tornovo. “Penghargaan ini diserahkan oleh ketua tim juri Dr Marin Damianov dan juri Antoni Ivanov Tsonev kepada Duta Besar Indonesia Bunyan Saptomo,” kata Sekretaris Kedua Penerangan, Sosial, dan Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia Sofia Dina Martina kepada Antara London, Sabtu, 4 April 2015. 

    Pada kesempatan itu, Dr Marin mengatakan sangat terkesan dengan film History and Culture yang menggambarkan keragaman budaya dan agama di Indonesia. Sedangkan Antoni Tsonev menyampaikan bahwa film Diving menunjukkan keindahan bawah laut Indonesia dengan keanekaragaman biota yang menjadikan Indonesia sebagai surga bagi pencinta diving.

    Festival yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 90 film dari 23 negara. Yaitu Bulgaria, Serbia, Brasil, Portugal, Maroko, Thailand, Siprus, Macedonia, Swiss, Kroasia, India, Indonesia, Mesir, Yunani, Polandia, Peru, Kepulauan Faroe (dekat Denmark), Republik Cek, Austria, Malta, Prancis, Finlandia, dan Jerman.

    Pada festival film pariwisata ini dipertandingkan lima kategori film, yaitu Nature and Ecotourism, History and Culture, Sport and Adventure, Faith and Traditions, dan Corporate Tourism Film/Spot. Dari lima kategori tersebut, hanya kategori Faith & Traditions yang tidak diikuti Indonesia. 

    Prestasi kali ini cukup membanggakan mengingat keempat film Kementerian Pariwisata yang diikutsertakan pada festival—termasuk film dengan judul Feeling is Believing (kategori Corporate Tourism Film/Spot) dan Nature & Ecotourism (kategori Nature & Ecotourism)—sebelumnya telah masuk nominasi pemenang penghargaan.

    Ini adalah tahun kedua bagi Kementerian Pariwisata Indonesia berpartisipasi pada ITFF. Tahun lalu, Kementerian Pariwisata hanya mengirim satu film dan sempat masuk daftar nominasi. 

    International Tourism Film Festival (ITFF) of Bulgaria merupakan satu-satunya festival film bergengsi dengan tema pariwisata di Bulgaria yang diadakan setiap tahun di Kota Veliko Tornovo. ITFF diselenggarakan Pemerintah Kota Veliko Tornovo bekerja sama dengan perusahaan Consulting & Communication Agency serta Asosiasi Tour Operators dan Travel Agents Bulgaria.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?