Istri Pertama John Lenon Meninggal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cynthia Lennon. .billboard.com.br

    Cynthia Lennon. .billboard.com.br

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka datang dari istri pertama John Lennon, Cynthia Lennon yang bernama asli Cynthia Powell Lilian. Cynthia Powell, yang menikah dengan pendiri band legendaris asal Liverpool, The Beatles, dari 1962 hingga 1963 itu, meninggal dunia di usia 75 tahun karena penyakit kanker.

    Kabar duka itu datang dari putra Cynthia Lennon yang bernama Julian Lennon seperti dilansir BBC, Kamis, 2 April 2015.

    Julian yang merupakan anak pertama Jhon Lenon berkata, ibu meninggal dunia di rumahnya di Mallorca, Spanyol, setelah melawan penyakit kanker.

    Julian yang sejak kecil tidak pernah dekat dengan ayahnya itu mengatakan ibunya melawan kanker dengan “short but brave.”

    Julian berterima kasih atas semua yang dukungan moril dan doa untuk ibunya. Julian juga mengunggah gambar ibunya yang dibingkai dalam frame berbentuk love. "In Loving Memory," tulisnya.

    Julian Lennon menemani Cynthia Lennon hingga akhir masa hidupnya.

    Cynthia Powell Lilian lahir di Blacpool pada 10 September 1939. Ia dibesarkan di Hoylake oleh kedua orang tuanya. Cynthia bertemu Lennon di sekolah seni ketika Lennon menepuk punggungnya di kelas dan berkata, "Hai, aku John".

    Keduanya lalu berpacaran dan menikah. Bisa dibilang Cynthia lah yang mendukung suaminya hingga menjadi salah satu orang paling berpengaruh di dunia.

    Pada 1968 pasangan ini bercerai setelah Cynthia menemukan suaminya berselingkuh dengan artis Jepang, Yoko Ono.

     Yoko Ono juga menyatakan dukanya atas meninggalnya Cynthia. Menurut Ono, Cynthia merupakan perempuan yang kuat.

    "Dia punya semangat yang kuat untuk hidup dan saya merasa bangga, bagaimana kami berdua berdiri teguh dalam keluarga Beatles," kata Yoko Ono.

    RINA ATMASARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.