One Direction Disembunyikan, Directioners Kecewa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Liam Payne, Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik dan Louis Tomlinson dari boyband One Direction menghadiri penyelenggaraan BRIT Awards, di O2 Arena, London, Inggris, Rabu (19/2). REUTERS/Luke MacGregor

    (dari kiri) Liam Payne, Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik dan Louis Tomlinson dari boyband One Direction menghadiri penyelenggaraan BRIT Awards, di O2 Arena, London, Inggris, Rabu (19/2). REUTERS/Luke MacGregor

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggemar boyband One Direction atau biasa disebut Directioners mengaku kecewa karena tak bisa menyambut langsung kedatangan sang idola saat tiba di Jakarta. Mereka menilai panitia sangat membatasi akses penggemar.

    "Kemarin sudah sempat nungguin di Halim, tapi nggak bisa ketemu. Seperti disembunyikan sama panitia," kata Rosita, seorang penggemar One Directions, saat dihubungi, Selasa, 24 Maret 2015.

    Pihak panitia memang tak menginformasikan di mana personel One Direction akan mendarat. Bahkan, informasi tentang tempat menginap para personel pun, kata Rosita, tak dipublikasi.

    Konser boyband asal Inggris, One Direction, akan digelar Rabu, 25 Maret 2015, di Gelora Bung Karno, Jakarta. Namun salah satu personel mereka, Zayn Malik tak ikut dalam konser lantaran mengalami depresi karena masalah pribadi.

    Menurut Rosita, Directioners yang menonton konser kemungkinan tak hanya dari Indonesia. Penggemar diperkirakan juga datang dari negara tetangga seperti Malaysia dan Australia.

    Sebabnya, dalam konser keliling asia tahun ini negara-negara tersebut tak mendapat jatah kunjungan.

    Dengan asumsi kapasitas Gelora Bung Karno, Rosita mengatakan bahwa konser One Direction di Indonesia akan menjadi salah satu yang terbesar di asia. "Kalau patokannya stadium tour, tentu ini cukup besar," katanya.

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.