Anwar Fuady Berjanji Perketat Sensor Film

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anwar Fuady. dok TEMPO/Arie Basuki

    Anwar Fuady. dok TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta: Anwar Fuadi yang mengklaim sebagai Ketua Lembaga Sensor Film yang baru berjanji  akan memperketat pengawasan terhadap sinetron-sinetron di Indonesia. Ia berjanji akan bekerja keras menyensor sinetron, terutama untuk remaja.

    "Jadi nanti tidak ada lagi adegan kekerasan fisik atau verbal yang ditayangkan," kata dia kepada Tempo, Rabu, 11 Maret 2015.

    Selain lebih memperketat adegan-adegan kekerasan, ia juga akan lebih ketat pada muatan yang mencederai keberagaman.

    "Materi-materi yang berbau suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) akan dihilangkan," kata dia. Anwar juga akan mengawasi materi yang berbau pornografi.

    Anwar mengatakan pada sinetron remaja masih ada isi yang semestinya tak boleh tayang, tetapi tetap lolos. "Ini bahaya kalau sampai ditiru oleh anak-anak dan remaja kita," ujar dia. Oleh sebab itu, Anwar akan memperketat sensor pada sinetron remaja.

    Ia menyayangkan beberapa stasiun televisi yang nakal. "Mereka ini tidak menyetorkan dulu materinya ke LSF," kata dia. Ia berjanji akan menindak tegas stasiun yang tidak menyetorkan materi dan langsung menayangkannya.

    Anwar menyatakan terpilih sebagai Ketua LSF menggantikan Muchtar Paeni, yang telah menjabat ketua selama dua periode. Ia bersaing dengan Goodwil Zubir, Ketua PP Muhammadiyah; Ahmad Yani Basuki, mantan staf khusus presiden; dan Johan Tjasmadi.

    "Saya mendapat suara tertinggi, juga lebih dari standar LSF, tujuh suara. Sehingga cukup dengan satu putaran saja saya dilantik," katanya.

    DINI PRAMITA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.