Angelina Jolie, Taylor Swift, dan Emma Watson Ukir Sejarah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Angelina Jolie berpose saat menggelar konferensi pers terkait peluncuran film hasil garapannya, film Unbroken di Sydney, Australia, 18 November 2014.  REUTERS

    Aktris Angelina Jolie berpose saat menggelar konferensi pers terkait peluncuran film hasil garapannya, film Unbroken di Sydney, Australia, 18 November 2014. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Hari Perempuan Internasional adalah peringatan keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik, dan sosial. Dilansir Cambio, Minggu, 8 Maret 2015, berikut ini enam perempuan yang berhasil mengukir sejarah dalam bidangnya masing-masing.

    Beyonce
    Pada minggu pertama Beyonce merilisnya, album B'Day berhasil terjual lebih dari 541 ribu kopi di Amerika dan merajai tangga album Billboard Hot 200. Di Inggris, album ini memasuki posisi ketiga pada minggu pertamanya dan sudah terjual lebih dari 384 ribu kopi sampai sekarang.

    Emma Watson
    Pada 2014, Emma menjadi wanita termuda yang ditunjuk PBB sebagai duta untuk memperjuangkan feminisme. Dalam perannya, ia selalu menyuarakan kesetaraan gender.

    Malala Yousafzai
    Malala merupakan aktivis Pakistan yang memperjuangkan hak anak untuk mendapatkan pendidikan. Pada umur 17 tahun, dia meraih Nobel.

    Taylor Swift
    Selain banyak mendapatkan penghargaan, Taylor Swift juga membuat sejarah dalam dunia musik. Albumnya, Blank Space, berhasil jadi hit nomor satu. Dia merupakan penyanyi perempuan pertama dalam sejarah yang bisa meraih itu sejak 56 tahun Billboard Hot 100.

    Angelina Jolie
    Angelina Jolie benar-benar membuktikan kepeduliannya terhadap sesama. Setelah menjadi Goodwill Ambassador untuk Badan Pengungsi PBB pada 2001, peraih Piala Oscar ini juga telah menerima Jean Hersholt Humanitarian Award. 

    Jolie juga telah diakui dunia bahwa dia menjadi salah satu perempuan yang paling berpengaruh di dunia peran.

    Veronica Roth
    Veronica menulis novel pertamanya, Divergen, sebelum dia lulus dari perguruan tinggi di Northwestern University. Divergen akhirnya sukses, sehingga dia memutuskan menjual hak penerbitan pada 2010 dan hak untuk film serinya pada pertengahan Maret 2011. 

    Sampai akhirnya, film yang dibuat berdasarkan novelnya tersebut meraup penghasilan lebih dari US$ 150 juta atau Rp 1,9 triliun di box office.

    RINA ATMASARI | CAMBIO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?