Padukan Saxophone dan Tari, Afgan Pukau Penggemar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afgan beraksi memainkan piano dengan membawakan lagu Bunga terakhir dalam Konser Special Afgan Syahreza di Balai Sarbini, Jakarta (11/7). Konser spesial ini juga dimeriahkan oleh sejumlah bintang tamu.TEMPO/Nurdiansah

    Afgan beraksi memainkan piano dengan membawakan lagu Bunga terakhir dalam Konser Special Afgan Syahreza di Balai Sarbini, Jakarta (11/7). Konser spesial ini juga dimeriahkan oleh sejumlah bintang tamu.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Solois Afgan Syahreza memukau puluhan penonton saat tampil di Java Jazz Festival 2015. Penonton yang didominasi remaja putri itu selalu mengiringi tiap lagu pria berkacamata tersebut.‎

    Tampil dengan paduan jas dan celana merah muda, Afgan mencoba memadukan tarian dengan iringan saxophone. Beberapa lagu, seperti Katakan Tidak, dibawakannya dengan sedikit tarian. Aksi Afgan makin mendapatkan tepukan meriah setelah tiga penyanyi latar serta band pengiringnya ikut menyelaraskan gerakan tari. 

    "Kami latihan ini sebulan," ‎sapa Afgan kepada para penggemarnya di Hall A3 Jakarta International Expo, Kemayoran, Sabtu malam, 7 Maret 2015. ‎"Luar biasa, ini penampilan saya yang kedua di Java Jazz." 

    Afgan mengenang, saat pertama kali dia tampil di Java Jazz tahun lalu, panitia memberikan kejutan dengan menghadirkan pemain saxophone internasional, Dave Koz, di panggung.

    Sabtu malam, Afgan mengakhiri aksinya dengan lagu berjudul Pesan Cinta‎. Para penggemarnya semakin histeris saat Afghan mulai mengambil telepon genggam milik penggemar untuk selfie bersama. 

    Walaupun bukan penyanyi jazz, penampilan Afgan menjadi salah satu yang paling ditunggu. Berdasarkan pantauan Tempo, sebelum konser dimulai, antrean penonton mengular hingga sekitar 100 meter. Selain itu, antrean panjang juga terlihat saat penyanyi Tulus akan tampil. 

    FAIZ‎ NASHRILLAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.