Begini Cara Calo Tiket Java Jazz Festival 2015 Gerilya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Snarky Puppy band asal New York tampil memukau dalam Java Jazz Festival (JJF) 2015 hari pertama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 6 Januari 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Snarky Puppy band asal New York tampil memukau dalam Java Jazz Festival (JJF) 2015 hari pertama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 6 Januari 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti halnya perhelatan besar lainnya di Indonesia, praktek calo tiket juga tak terhindarkan dari pagelaran berkelas internasional Java Jazz Festival 2015 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta. Bedanya, jika biasanya calo menawarkan tiket lebih mahal, di festival ini mereka justru berani pasang harga lebih murah dari harga tiket resmi panitia.

    Tak susah menemukan calo di JJF tahun ini. Begitu Anda sampai di area JIExpo Kemayoran, mereka akan membuntuti kendaraan Anda. Begitu turun kendaraan, mereka akan langsung menghampiri. "Tiket mbak, mas, Rp 300 ribu buat yang harian," kata seorang calo, Sabtu, 8 Maret 2015. Harga tersebut tergolong murah, sebab untuk tiket resmi harian, panitia membanderol harga tiket Rp 550 per orang.

    Tak sampai di situ. Rasa nyaman para pengunjung pun terus diusik. Sebab, para calo biasanya terus mengikuti ‎sampai pengunjung benar-benar berada di loket tiket. Tak tampak ada pengamanan ketat, sehingga para calo bebas berkeliaran. ‎Bahkan para calo ini rela menunggu. "Di dalam harga tiket mahal mas, silakan dicek dulu. Nanti kalau sudah saya tunggu di sini," ujar calo itu.

    Tak hanya sebelum acara dimulai, calo juga ternyata masih berkeliaran saat bubaran acara. Mereka menawarkan tiket untuk hari selanjutnya, juga dengan harga yang lebih murah tentunya.

    Andre, salah satu pengunjung mengaku risih dengan kondisi tersebut. Dia mengatakan lebih suka membeli tiket di loket resmi walaupun harga tiketnya lebih mahal. ‎Pria, yang juga pernah bekerja sebagai di sebuah event organizer ini, mengatakan calo bisa menjual tiket lebih murah karena beberapa hal. Selain rawan palsu, tiket murah bisa mereka dapatkan dengan membeli jauh hari sebelum acara dimulai. "Biasanya sebuah konser, kalau pesan tiketnya jauh-jauh hari, dapat harga jauh lebih murah daripada saat hari-H," ujarnya.”

    Walaupun terlihat ada tindakan langsung untuk membersihkan para calon ini, namun panitia juga tak tinggal diam. Pada pintu masuk, panitia terus menerus mengimbau para pengunjung untuk membeli tiket di loket resmi. "Kami berharap tak membeli tiket dari calo, kami tak menjamin keasliannya," kata panitia melalu pengeras suara berkali-kali.

    Selain tiket harian yang dijual Rp 550 ribu, pada JJF 2015 kali ini, panitia juga membanderol tiket terusan untuk tiga hari (6-8 Maret 2015) seharga Rp 1,37 juta. Sedangkan bagi yang berminat menonton spesial show, selain harus memiliki tiket harian atau tiket terusan, pengunjung juga dikenakan tiket tambahan seharga Rp 330 ribu.

    FAIZ NASHRILLAH‎


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.