Gonta-Ganti Pacar, John Mayer Ogah Dicap Buaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Katy Perry terlihat telah kembali ke rumahnya di Los Angeles, Jumat pekan lalu. Perry hingga saat ini belum memberikan komentar atas kabar keretakan hubungannya dengan John Mayer. Charley Gallay/Getty Images for Entertainment Industry Foundation

    Katy Perry terlihat telah kembali ke rumahnya di Los Angeles, Jumat pekan lalu. Perry hingga saat ini belum memberikan komentar atas kabar keretakan hubungannya dengan John Mayer. Charley Gallay/Getty Images for Entertainment Industry Foundation

    TEMPO.COLos Angeles - John Mayer dikenal sebagai penyanyi yang memiliki sederet mantan kekasih dari kalangan selebritas. Katy Perry dan Taylor Swift adalah dua di antara deretan selebritas yang pernah dikencaninya.

    Dilansir Femalefirst, Sabtu, 7 Maret 2015, sepak terjang Mayer tersebut membuatnya disebut sebagai mata keranjang. Namun Mayer membantahnya. Ia menegaskan bahwa dia bukanlah pria seperti itu.

    Dalam wawancaranya dengan Ronan Farrow untuk MSNBC, penyanyi 37 tahun ini membantah anggapan publik itu. "Kamu tidak mengakui bahwa kamu seorang 'buaya'?" tanya Farrow. Mayer pun menjawab tegas, "Tidak. Tentu saja tidak."

    Pelantun Who You Love ini menyatakan kecewa dianggap tukang gonta-ganti pasangan. "Ketika saya pergi, maka mereka akan berpikir aneh-aneh tentang saya. Dan kemudian ada tiga hal. Pertama, kamu akan kehilangan musik. Kedua, kamu tidak akan merasa jujur lagi, dan, ketiga, kamu akan mengatakan apa pun dengan jujur," kata Mayer.

    Saat ini Mayer dikabarkan kembali menjalin hubungan asmara dengan Katy Perry. Bahkan, kabarnya, mereka akan segera melangsungkan pernikahan setelah jadwal tur Perry selesai.

    RINA ATMASARI | FEMALEFIRST


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.