Bertemu Doraemon di Ancol, Ini yang Wajib Dibawa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berfoto selfie dengan Doraemon, di pameran

    Pengunjung berfoto selfie dengan Doraemon, di pameran "100 Doraemon Secret Gadget Expo" di Ancol, Jakarta, 2 Desember 2014. AP/Achmad Ibrahim

    TEMPO.COJakarta - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghabiskan akhir pekan. Salah satunya dengan mengunjungi pameran Doraemon di lantai 2 Ancol Beach City Mall, Ancol, Jakarta Utara.  

    Bertajuk “100 Doraemon Secret Gadgets Expo”, pameran yang digelar sejak 2 Desember 2014 itu selalu dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan. Seperti yang terlihat pada Sabtu, 7 Maret 2015, ribuan orang memadati arena pameran. 

    Besarnya antusiasme warga untuk menyaksikan pameran membuat panitia harus memberlakukan sistem buka-tutup. Walhasil, antrean pengunjung yang menanti giliran masuk ruang pameran mengular hingga sekitar 30 meter. Pengunjung yang mengantre bisa memakan waktu lebih dari satu jam.

    Namun “cobaan” ini tak menyurutkan semangat pengunjung untuk melihat ratusan patung tokoh kartun lucu asal Jepang tersebut. Sebagai contoh, pasangan kekasih Faisal dan Dini yang jauh-jauh datang dari Bekasi. Meski sudah berumur 25 tahun, keduanya tak bisa lepas dari pesona kartun Doraemon. "Antre lama tak masalah, yang penting bisa masuk pameran," kata Faisal sambil tersenyum.

    Faisal dan Dini mengaku ingin berfoto dengan ratusan patung Doraemon. Keduanya pun membawa sejumlah “senjata”, yakni satu unit kamera digital, dua unit ponsel pintar, satu unit sabak digital, serta sebuah tongsis alias tongkat narsis. "Powerbank (penyimpan daya listrik) tak lupa saya siapkan, siapa tahu ada baterai yang habis," kata Faisal sambil terkekeh.

    Faisal dan Dini berharap bisa membuat banyak foto selfie di dalam pameran Doraemon. Bahkan Dini mengaku sudah menyiapkan pose-pose andalan saat berfoto selfie dengan patung-patung Doraemon. "Posenya bagaimana, ya, rahasia, yang penting ada Doraemon-nya," ujarnya sambil tertawa.

    Peralatan sejenis juga dibawa Anggun dan Winda. Bahkan mereka sudah memasang ponsel pintarnya pada sebuah tongkat narsis. Meski masih terjebak antrean panjang, Anggun dan Winda sempat berfoto selfie. Aksi selfie keduanya pun sempat mencuri perhatian pengunjung lain. "Pemanasan saja sebelum selfie di dalam pameran," kata Anggun sambil tersenyum.

    Pengunjung lain, Teguh Basuki, tampak bak fotografer profesional saat mengantre masuk pameran. Sebuah kamera dengan lensa ia kalungkan di lehernya. Teguh rupanya ingin mengabadikan gambar kedua anaknya saat berpose dengan patung Doraemon. "Lumayan buat koleksi foto anak. Kalau selfie sepertinya tidak. Maklum, malu sudah tua," kata pria 46 tahun itu sambil tersenyum.

    Untuk memasuki arena pameran, pengunjung wajib membeli tiket masuk. Ada dua jenis tiket yang dijual. Untuk pengunjung dewasa, tiket dijual seharga Rp 90 ribu, sedangkan untuk anak-anak usia 5-12 tahun seharga Rp 55 ribu. Harga karcis itu masih ditambah dengan pajak 10 persen. Khusus  anak-anak berumur 4 tahun ke bawah, anak-anak dengan tinggi di bawah 90 sentimeter, dan para orang tua berumur 60 tahun ke atas dapat menikmati pameran ini secara gratis.

    INDRA WIJAYA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?