Anne Berkisah Riwayat Sedih Pasar Klewer Solo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang busana Anne Avantie berpose bersama sejumlah wanita yang memperagakan busana hasil karyanya dalam penutupan Indonesia Fashion Week 2015 di Jakarta, 1 Maret 2015. Anne menampilkan hasil karyanya bertajuk Pasar Klewer Riwajatmoe. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Perancang busana Anne Avantie berpose bersama sejumlah wanita yang memperagakan busana hasil karyanya dalam penutupan Indonesia Fashion Week 2015 di Jakarta, 1 Maret 2015. Anne menampilkan hasil karyanya bertajuk Pasar Klewer Riwajatmoe. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO , Jakarta:Solo menjadi kota yang punya kesan tersendiri bagi Anne Avantie. Perancang kebaya ini menceritakan keprihatinannya tentang terbakarnya Pasar Klewer, Solo  pada akhir Desember lalu.

    "Yang pasti saya sangat bersedih dengan peristiwa itu. Bagaimanapun Pasar Klewer punya peran penting dalam dunia perkainan terutama batik di Indonesia," kata Anne dalam pada pekan lalu di perhelatan Indonesia Fashion Week 2015 di gedung JCC Senayan, Jakarta Selatan.

    Malam itu, Anne menyajikan peragaan busananya dengan spirit peristiwa yang memprihatinkan tersebut. Perancang yang biasa menggelung rambutnya ke belakang dan bersematkan bunga kamboja ini menceritakan Pasar Klewer merupakan pasar yang terletak di samping Keraton Surakarta sebagai pusat jual-beli batik.

    "Pasar tersebut merupakan simbolnya kota Solo dengan ribuan toko. Pilu dan sedih hati saya terhadap peristiwa memprihatinkan ini," kata Anne yang malam itu menghadirkan gerak teatrikalnya dalam peragaan busananya berjudul 'Pasar Klewer Riwayatmoe Kini'.

    Dengan seorang model yang membawakan selendang merah dengan raut muka meratap membuka peragaan Anne.

    "Karya saya kali ini sebagai wujud keprihatinan dan membawa makna betapa Pasar Klewer bermakna besar dalam kehidupan ini. Saya sedih menerima kenyataan tak indah pasar itu akhirnya dilalap api. Harapan saya pemerintah akan memberikan perhatian serius untuk masa depan simbol penting kota Solo," ujarnya serius.

    HADRIANI P.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.