Taylor Swift: Soal Sukses dan Konfliknya dengan Katy Perry

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Katy Perry (kiri) dan Taylor Swift di ajang American Music Awards 2011 di Los Angeles, California, 20 November 2011.  Kevin Winter/AMA2011/Getty Images for AMA

    Katy Perry (kiri) dan Taylor Swift di ajang American Music Awards 2011 di Los Angeles, California, 20 November 2011. Kevin Winter/AMA2011/Getty Images for AMA

    TEMPO.COLos Angeles - Kesuksesan Tyalor Swift memuncak setelah ia merilis album 1989. Album tersebut membuat Swift meraih penghargaan Brit Awards 2015.

    Kesuksesan ternyata tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Terbukti, Swift sampai saat ini masih mengkhawatirkan banyak hal. "Saya khawatir tentang banyak hal setiap waktu," kata Swift seperti dilansir Popsugar, Selasa, 3 Maret 2015.

    Namun Swift emoh membahas masalah yang mengkhawatirkannya. Bagi pelantun Blank Space ini, ada hal-hal yang tak ingin ia bicarakan. Seperti hubungannya dengan Katy Perry.

    "Saya tak mau lagi berbicara tentangnya pada setiap wawancara. Ini tak akan pernah terjadi," kata Swift.

    Perseteruan antara Perry dan Swift sudah lama terjadi. Banyak yang menduga hal ini terjadi gara-gara keduanya berebut dancer saat konser. Bahkan ada pula yang mengaitkan pertikaian mereka karena perjalanan cinta Swift dengan John Mayer.

    Selain membahas kariernya, Swift mengatakan bahwa dia akan menikmati masa lajangnya sampai usia 30 tahun.

    Soal perseteruan tersebut, Katy Perry pernah mengeluarkan pernyataan yang implisit kepada Swift. "Jika seseorang mencoba untuk mencemarkan nama baikku, tunggulah, kalian akan mendengar hal itu," kata Perry seperti dilansir laman Eonline, Sabtu, 31 Januari 2014. 

    Sebelumnya, Swift pernah menyatakan bahwa Perry menyabotase konser turnya. Perry diduga meminta semua penonton keluar dari arena konser.

    RINA ATMASARI | POPSUGAR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.