Kata Bupati Jepara tentang Alex Komang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Komang dalam film 'Pacar Ketinggalan Kereta' pada 1989. Alex Komang telah membintangi 22 film, diantaranya adalah Doea Tanda Mata (1985), Ca Bau Kan (2002), Medley (2007), Laskar Pelangi (2008), dan terbaru adalah Gunung Emas Almayer (2014). Dok PERFINI

    Alex Komang dalam film 'Pacar Ketinggalan Kereta' pada 1989. Alex Komang telah membintangi 22 film, diantaranya adalah Doea Tanda Mata (1985), Ca Bau Kan (2002), Medley (2007), Laskar Pelangi (2008), dan terbaru adalah Gunung Emas Almayer (2014). Dok PERFINI

    TEMPO.CO, Jepara - Kepergian Alex Komang menyisakan dukacita. Tidak hanya kalangan sineas Tanah Air yang berduka, tapi juga masyarakat Jepara.

    Menurut Bupati Jepara Ahmad Marzuki, banyak warga Jepara yang mengenal sosok Alex Komang sebagai salah satu inisiator Teater Kartini. "Ia merupakan salah satu tokoh nasional yang inspiratif di kampung halamannya," kata Ahmad Marzuki, Sabtu, 14 Februari 2015.

    Selama hidupnya, Alex Komang dikenal sering memberikan kontribusi bagi kemajuan seni dan budaya di Jepara. Alex, kata Ahmad, memiliki andil besar dalam memajukan kreatifitas anak muda di Jepara. Alex membuat pemuda Jepara menjadi melek seni.

    "Selaku kepala daerah yang mewakili masyarakat Jepara, saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya tokoh inspiratif kami."

    Alex meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi, Semarang, setelah dua hari dirawat karena menderita kanker hati. Jenazahnya akan dimakamkan di kampung halamannya siang ini.

    Alex memenangi Piala Citra pada 1985 atas aktingnya dalam film Doea Tanda Mata arahan Teguh Karya. Aktor bernama asli Saifin Nuha ini merupakan putra Sohib Al-amin, kiai penghafal Al-Quran yang cukup disegani di Jepara.

    FARAH FUADONA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?