Jejak Alex Komang: Gagal Naik Haji, Bikin Aksi Teatrikal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Komang di rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta, 16 Januari 2004. Dok TEMPO/Mohamad Irfanto

    Alex Komang di rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta, 16 Januari 2004. Dok TEMPO/Mohamad Irfanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor senior Indonesia Alex Komang menutup usia di Rumah Sakit Karyadi, Semarang pada Jumat, 13 Februari 2015. Pria bernama asli Saifin Nuha ini telah membintangi film-film nasional seperti Ca Bau Kan (2002), Laskar Pelangi (2008), 9 Summers 10 Autumns (2013). Ia juga pernah menyabet penghargaan sebagai aktor terbaik Festival Film Indonesia tahun 1987.

    Pria kelahiran 17 September 1961 ini juga menjabat sebagai Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2014-2017. Selain di dunia perfilman, Alex juga aktif di dunia teater. Ia sempat aktif di Teater Populer besutan Teguh Karya yang berdiri sejak 1968. pada 9 tahun lalu, untuk memajukan dunia teater di neger ini, ia bertekad untuk mengumpulkan kembali alumni teater tersebut di Kebun Pala, markas besar teaternya.

    Ia juga aktif dan kritis dalam dunia spiritual. Saat permasalahan kuota haji pada tahun 2004, Alex merupakan salah satu jemaah yang gagal berangkat.

    Ia lantas menggelar atraksi teatrikal di depan Departemen Agama. Adegan tunggal yang ia tampilkan: melempar batu. Menurut dia, ini merupakan cara meluapkan kemarahan karena batal naik haji.

    "Aku ingin menyempurnakan keteraniayaan karena terhambat beribadah atas nama kata 'kuota'," kata dia. Ia menyebut aksinya ini sebagai jumrah lokal.

    Alex juga ingin terlibat dalam Muktamar Nahdlatul Ulama ke-32 di Makassar pada 2010 lalu. Ia mengungkapkan keinginan untuk berada di sekitar ulama yang tengah berkongres. Ia menilai banyak sisi yang hilang dari keberadaan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, dan keterlibatan dalam dunia politik tak memberikan manfaat bagi masyarakat.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.