Jumat, 14 Desember 2018

Rinto Harahap Wafat Dikelilingi Keluarga Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rinto Harahap pada peluncuran album terbaru duet Broeri Pesolima dan Dewi Yull di Jakarta, 10 April 2003. Banyak penyanyi berbakat lahir dari tangan Rinto, sepert Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Iis Sugianto, dan Eddy Silitonga. (Dok TEMPO/Nirfan Rifki)

    Rinto Harahap pada peluncuran album terbaru duet Broeri Pesolima dan Dewi Yull di Jakarta, 10 April 2003. Banyak penyanyi berbakat lahir dari tangan Rinto, sepert Nia Daniati, Betharia Sonata, Christine Panjaitan, Iis Sugianto, dan Eddy Silitonga. (Dok TEMPO/Nirfan Rifki)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kolega musikus Rinto Harahap, Willy Abdullah, mengatakan Rinto ditemani keluarga besarnya pada detik-detik terakhirnya sebelum wafat. “Kakak-adik dan keluarga inti Om Rinto datang semua,” kata Willy saat dihubungi, Selasa, 10 Februari 2015.

    Willy mengatakan, istri Rinto, Lily Kuslolita, serta ketiga putri Rinto selalu menemani pencipta lagu itu selama sakit hingga dirawat di Singapura sejak dua pekan lalu. Mengetahui kondisi Rinto semakin parah, kakak dan adik Rinto pun akhirnya terbang ke Singapura.

    Rinto Harahap meninggal pada usia 65 tahun di RS Mounth Elisabeth, Singapura, Senin, 9 Februari 2015, pukul 21.45. Menurut Willy, sebelum ke Singapura, Rinto dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta. “Beliau sudah dirawat di enam rumah sakit yang berbeda,” kata pria yang mengenal keluarga Rinto sejak 2002 itu.

    Willy yang juga pernah menjadi manajer anak Rinto, Cindy Claudia Harahap, mengatakan Rinto sudah lama terkena stroke. Di Indonesia, Rinto juga sempat sakit tulang belakang. Saat di Singapura, Rnto divonis dokter menderita kanker.

    Rinto merupakan pendiri grup musik The Mercy’s bersama Charles Hutagalung dan Reynold Panggabean. Album pertama The Mercy’s bertajuk Mana Lagi meledak di pasaran. Kasetnya laris bukan main, sampai-sampai Remaco mencatatnya sebagai grup pertama yang mengungguli Koes Plus di pasar.

    Rinto juga dikenal sebagai salah satu pencipta lagu produktif di era 1980. Rinto juga mengorbitkan penyanyi baru yang membawakan lagu ciptaannya. Di antaranya Diana Nasution, Iis Sugianto, dan Nur Afni Oktavia.

    Rinto memiliki perusahaan rekaman bernama PT Lolipop. Rinto juga sempat menjadi Ketua Asosiasi Industri Rekaman Indonesia.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.