Djudjuk jadi Bintang Kesayangan Pak Harto dan Bu Tien

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerabat menyalakan lilin di depan peti jenazah Djudjuk Juwariah (67) kala disemayamkan di rumah duka Gremet, Manahan, Solo, Jateng, 6 Februari 2015. ANTARA/Andika Betha

    Kerabat menyalakan lilin di depan peti jenazah Djudjuk Juwariah (67) kala disemayamkan di rumah duka Gremet, Manahan, Solo, Jateng, 6 Februari 2015. ANTARA/Andika Betha

    TEMPO.CO, Jakarta - Dorce Gamalama menyebut Djudjuk Djuwariah yang meninggal dunia pada Jumat sore, 6 Februari 2015 di Yogyakarta sebagai bintang kesayangan Pak Harto dan Bu Tien.

    Artis kelahiran Solok, Sumatera Barat, 21 Juli 1963 ini menuturkan semasa Soeharto menjabat sebagai presiden, bersama Ibu Tien sering menonton Srimulat. 

    Kata artis yang biasa disapa Bunda Dorce ini, Pak Harto dan Bu Tien sangat menyukai, mengidolakan Djudjuk.

    "Pak Harto dan Bu Tien setiap menonton Srimulat ya bintang favorit, Mbak Djudjuk," ujar Dorce pada Jumat malam, 6 Februari 2015.

    Dia mengatakan, "Yang saya ingat, Pak Harto dan Bu Tien dulu selalu bertanya kalau mau nonton Srimulat, Mbak Djdudjuk ikut mainkan? Mereka berdua menyukai sosok Djudjuk yang menjadi pemimpin Srimulat setelah suaminya meninggal," kata Dorce.

    Artis serba bisa ini juga menuturkan dirinya pernah sekali bertanya kepada Pak Harto mengapa menyukai Djudjuk?

    "Seingat saya Pak Harto bilang karena istri saya suka. Lalu penasaran saya tanya ke Bu Tien? Dan jawabnya karena Mbak Djudjuk sangat Njawani selalu tampil dengan gaya khas berkebaya dan kondean. Mendengar jawaban itu saya setuju kalau presiden beserta istrinya menyukai sosok Mbak Djudjuk karena wanita yang sangat Njawani," kata Dorce.

    HADRIANI P.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.