Dorce Puji Djudjuk Wanita Njawani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djudjuk Srimulat, membaca puisi dalam acara Baca Puisi

    Djudjuk Srimulat, membaca puisi dalam acara Baca Puisi "Wanita Agung" di GKJ, Jakarta, 1996. Djujuk lahir di Surakarta, 20 Maret 1947, ia adalah pelawak dan pemeran Indonesia. Ia terkenal dan identik dengan grup Srimulat. Djudjuk wafat dengan meninggalkan empat anak. Dok. TEMPO/Bodi CH

    TEMPO.CO, Jakarta -Dorce Gamalama langsung lemas mendengan berita meninggalnya Djudjuk Djuwariah, pemimpin Srimulat pada Jumat sore, 6 Februari 2015. Hari itu, Dorce  sedang berada di Yogyakarta dan memutuskan untuk ikut melayat ke rumah duka.

    "Sedih mendengar kabar Mbak Djudjuk meninggal dunia. Saya di Yogyakarta dan akan sempatkan melayat almarhumah," kata Dorce Gamalama yang dihubungi melalui telepon seluler pada Jumat malam, 6 Februari 2015.

    Artis serba bisa ini mengaku terakhir bertemu dengan Djudjuk di Solo pada tiga tahu lalu ketika acara penyerahan penghargaan untuk pencipta lagu Gesang.

    "Bertemu di sana Mbak Djudjuk selalu menyapa saya ramah. Dia perempuan Njawani banged. Selalu tampil cantik dengan kebaya dan berkonde, memiliki tutur kata sangat halus, lembut enggak pernah kasar. Saat itu, Mbak Djudjuk bilang ke saya, Mbak Dorce makin cantik," kata artis kelahiran Solok, Sumatera Barat, 21 Juli 1963.

    Artis yang sering disapa Bunda Dorce ini menuturkan dalam pertemuan itu pujian yang diberikan Djudjuk sangat tulus tidak dibuat-buat.

    "Makanya saat itu, saya mengucapkan terima kasih sambil cipika-cipiki," kenang bintang yang pernah berperan di film layar lebar Dorce Sok Akrab tahun 1989, Dorce Ketemu Jodoh pada 199o,  Mas Suka, Masukin dan Aja-Besar Kecil I'ts Okay pada 2008 serta tahun 2009 Dorce membintangi Hantu Biang Kerok.

    Diceritaka juga pengalaman Dorce beberapa kali kesempatan pernah melawak bersama Djudjuk saat dirinya ditunjuk sebagai bintang tamu. Dorce memuji Djudjuk yang selalu tampil sebagai perempuan istri tua yang bersuamikan Tarsan atau almarhum Asmuni yang dimadu memiliki istri muda.

    "Saya menyukai peran Mbak Djudjuk yang selalu total mempertahanakan sisi Njawani-nya itu, tetap lembut, halus dan sopan. Dia enggak pernah melontarkan lawakan kasar atau hinaan secara fisik yang sering dan biasa dilakukan para pelawak dalam kelompok ini. Mbak Djudjuk selalu mendapat tempat terhormat meski perannya selalu istri tua yang dimadu tapi ya dia selalu penyabar dan enggak dongkol," kata Dorce.

    HADRIANI P.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.