Pesohor Dunia Ini Mengkonsumsi LSD

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eric Clapton. ericclapton.com

    Eric Clapton. ericclapton.com

    TEMPO.CO , Jakarta - Narkotika jenis Lycergic Syntetic Diethylamide atau LSD tiba-tiba mencuat sejak kecelakaan maut yang melibatkan Christopher Daniel Sjarif, 23 tahun, pada Selasa malam, 20 Januari 2015. (Positif LSD, Christopher Disorientasi Ruang Waktu)

    Hasil tes yang dilakukan Kepolisian Daerah Metro Jaya menunjukkan, Christopher positif mengonsumsi LSD. Badan Narkotika Nasional menjelaskan, narkoba jenis ini mampu membuat pengguna mengalami disorientasi ruang dan waktu serta miss-persepsi panca indera. "Denyut jantung dan tekanan darah akan meningkat drastis setelah memakai," kata juru bicara BNN, Komisaris Besar Sumirat, kepada Tempo, Kamis, 22 Januari 2015.

    Ditemukan oleh ahli kimia dari University of Zurich, Albert Hofmann, pada 16 November 1938, narkotika jenis ini ternyata menjadi favorit beberapa pesohor dunia. Gitaris legendaris asal Inggris, Eric Clapton, salah satunya. Pemenang Grammy Award ini disebut-sebut menggunakan LSD selama tiga dekade karir bermusiknya sehingga penampilannya di atas panggung, seolah enerjik dan tanpa lelah. (Narkoba Jenis Baru Kian Merajalela)

    Selain Clapton, mantan bos Apple yakni Steve Jobs disebut salah satu pengguna narkoba yang memiliki bentuk seperti kertas tipis ini. Bahkan, ide-ide gila dan futuristik Steve diduga tercetus rancangan gadget Apple karena di bawah pengaruh LSD. "LSD merupakan barang terpenting yang pernah saya rasakan sepanjang hidup," kata Steve. (Beberapa Sebutan Unik Narkoba Baru di Pasaran)

    Jauh sebelum Steve menggagas Apple, The Beatles juga disebut-sebut mengonsumsi LSD. Rumor menyatakan grup band asal Liverpool, Inggris ini menciptakan lagu berjudul Lucy in the Sky with Diamonds yang bila disingkat sama dengan akronim narkotika yang disebut BNN mempunyi efek halusinasi ini.

    Tak hanya musisi yang bersentuhan dengan LSD, ilmuwan dunia pun disebut pernah mengonsumsi LSD untuk kepentingan riset. Dia adalah Francis Harry Compton Crick, pemenang Nobel Kedokteran pada 1962. Dia salah satu tokoh penting dalam bidang ilmu biologi molekuler karena berhasil membongkar rahasia aliran informasi genetis dari DNA menuju RNA.

    RAYMUNDUS RIKANG | COED.COM

    Berita Terpopuler:
    Rara Beberkan Kronologi Kencan Putra Deddy Mizwar

    Deddy Mizwar Dinilai Tak Bisa Didik Anak
    Deddy Mizwar Tanya Anak Soal Pelecehan Seksual
    Ini Daftar Nomine Dahsyatnya Award 2015
    Jokowi Diminta Napalm Death Ampuni Terpidana Mati

    JLo Ingin Punya Anak Kembar Lagi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.