Tora Sudiro Diet Ketat Setelah Ditelepon Produser

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi konyol aktor Tora Sudiro usai press screening film terbarunya yang berjudul Kacaunya Dunia Persilatan di Jakarta, 9 Januari 2015. Tora Sudiro berperan dalam film action yang dibalut dengan komedi ini. TEMPO/Nurdiansah

    Aksi konyol aktor Tora Sudiro usai press screening film terbarunya yang berjudul Kacaunya Dunia Persilatan di Jakarta, 9 Januari 2015. Tora Sudiro berperan dalam film action yang dibalut dengan komedi ini. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Tora Sudiro absen setahun lamanya dari film layar lebar dan sinetron. Ia sempat diminta bermain sinetron stripping Tukang Bubur Naik Haji. Saat itu kondisi Tora Sudiro sedang gemuk, bobot tubuhnya naik sampai 100 kilogram.

    Karena hal ini, ayahnya menelepon dan menanyakan kenapa dia sampai segemuk itu. "Saya bilang, 'Boleh dong saya gemuk, kenapa emangnya,'" kata Tora sembari bercanda.

    Saat itu dia mengaku tak menjaga pola makannya. Dia banyak memakan daging. Setelah teguran sang ayah tak diindahkan, giliran ibunya menelepon. "Saya masih bergeming," kata Tora.(Baca :Selebritas Ini Hobi Gowes Sepeda )

    Tapi begitu Leo Sutanto, produser pemilik rumah produksi Sinemart, menelepon dan menanyakan hal yang sama, Tora langsung bereaksi. "Saya langsung nge-gym, mengatur pola makan, dan minta bantuan orang yang melakukan totok tubuh," katanya. (Baca : Tora Sudiro Ingin Santai Pada 2014)

    Walhasil, bobot tubuhnya turun sampai 20 kilogram. "Sekarang berat badan saya 82 kilogram, dan masih menjalani food combining," katanya.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Ahmad Dhani Berkicau Air Asia dan Takhayul
    Film Senyap Dianggap Terlalu Hitam-Putih
    Kata Fan Soal Album Baru Mocca
    Begini Proses Pembuatan Album Baru Mocca


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.