Fariz R.M. Ditangkap, Konser Kolaborasi Tetap Jalan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara Peluncuran Album CD Dian Pramana Putra dan Fariz RM di  Piazza, Gandaria City, Jakarta, 3 November 2014. Istimewa

    Acara Peluncuran Album CD Dian Pramana Putra dan Fariz RM di Piazza, Gandaria City, Jakarta, 3 November 2014. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Penangkapan penyanyi Fariz Rustam Munaf yang terjerat narkoba tidak akan mempengaruhi rencana rangkaian konser serta penjualan album Fariz RM & Dian PP in Collaboration with... Penegasan itu disampaikan oleh eksekutif produser Seno M. Hardjo dalam menyikapi rumor perihal adanya rencana penarikan album yang diproduksinya.

    "Konser album ini akan tetap kita jalankan di Hard Rock Café pada akhir Januari nanti, termasuk albumnya tetap akan dijalankan seperti biasa," kata Seno dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2014. (Baca: Siapa yang Laporkan Fariz R.M. ke Polisi?)

    Seno mengaku sangat bersimpati dengan adanya kabar penangkapan terhadap Fariz R.M. yang terjadi Selasa, 6 Januari 2014, di kediaman Fariz oleh aparat kepolisian. Ia berharap penangkapan ini bisa memberikan hikmah terbaik kepada legenda musik yang terlibat dalam album Fariz RM & Dian PP in Collaboration with... ini.

    "Tentunya kami sangat berharap semoga cobaan yang dialami Fariz R.M. ini bisa segera menemukan solusi terbaik," ujarnya.

    Seno menjelaskan, dalam album ini, keterlibatan Fariz tidak terlalu signifikan. Dari awal telah disepakati, kata dia, pihak Target Pop sebagai produser dari album ini sudah meminimalkan peran dari paman Sherina Munaf ini.

    "Di album ini, Fariz hanya menyumbangkan karya lagunya, dan Fariz hanya featuring vokal menyanyi seperempat lagu di lagu Sakura dan Barcelona. Fariz juga tidak diprogramkan ikut dalam rangkaian promosi penting yang bersifat fisikal. Seperti melakukan visit store maupun acara meet and greet hingga penampilan di televisi," tuturnya. (Baca: Farhat Abbas Kritisi Penangkapan Fariz R.M.)

    Lebih lanjut, Seno menegaskan, konsep awal dari album ini adalah lebih mengeksploitasi peran dari musikus-musikus muda yang pamornya tengah nge-hits. Namun ia juga tak menampik hadirnya album ini sesungguhnya lahir untuk mengapresiasi karya dari dua legenda musik Indonesia, Dian Pramana Poetra dan Fariz R.M.

    Seperti diketahui, album ini melibatkan para penyanyi kesohor berusia muda, seperti Angel Pieters, Sandhy Sondoro, Fatin, Glenn Fredly, Sammy Simorangkir, dan Citra Shcolastika. Lalu ada lagi Indah Dewi Pertiwi, 3Composer, Maliq & d’Essentials, SORE, Tuffa, Ecoutez, hingga pendatang baru yang sedang bersinar, Isyana Sarasvati.

    "Jadi, kesimpulannya, album ini lebih mengedepankan image musisi dan singers muda dibanding Fariz R.M. sebagai sosok pencipta lagu yang sudah melegenda," kata Seno.

    Untuk rangkaian konser dari album ini, Seno menjelaskan, akan diawali pada 28 Januari mendatang di Hard Rock Cafe Jakarta. Setelah itu, para musikus ini akan dipentaskan berkeliling ke lima kota besar di Indonesia, yakni Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Medan.

    "Untuk konser besar akan tetap dijalankan pada 15 Mei 2015 di Kota Kasablanka, Jakarta. Sejauh ini sponsorship tetap bersedia mendukung karena image penyanyi belia dari album ini lebih kuat ketimbang Fariz R.M.'"

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Fariz R.M., Riwayat Bermusik, Surat GAM, dan Narkoba
    Farhat Abbas Kritisi Penangkapan Fariz R.M.
    Katy Perry Kepergok Makan Malam dengan John Mayer  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.