Tessa Mariska, Dikejar Lesbi di Brasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tessa Mariska, artis dan penyanyi. 30 Desember 2014.

    Tessa Mariska, artis dan penyanyi. 30 Desember 2014.

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis dan penyanyi dangdut, Tessa Mariska, menceritakan pengalaman buruknya saat berada di Brasil baru-baru ini. Tessa mengatakan pernah menjadi sasaran empuk para wanita penyuka sesama jenis saat berada di Brasil.

    Ceritanya saat itu Tessa menjadi salah satu pendamping atlet cilik catur di kejuaraan World School 2014 di Brasil. "Ada pengalaman pribadi yang nggak mungkin bisa aku lupa. Saat aku berada di Brasil, setelah menemani acara kejurnas catur, aku terus diikuti beberapa wanita penyuka sesama jenis," kata Tessa. (Baca: 6 Lagu Dibuat Gerindra untuk Menangkan Prabowo)

    Tessa berusaha meninggalkan para wanita itu, dengan lekas meninggalkan tempat tersebut. Bagi Tessa, dia tak mengerti mengapa peristiwa itu bisa terjadi. "Aku keluar hotel buru-buru, karena aku sudah nggak nyaman. Aku sempat tanya beberapa wisatawan di sana, mereka pun mengalami hal sama," katanya.

    Bagi Tessa pengalaman itu tak bisa dilupakannya. "Pasti selalu saya ingat," kata salah satu pengurus Percasi ini. Tessa yang sudah menyelesaikan pendidikan S2 ini mengatakan, saat ini ia belum ingin kembali ke dunia musik seperti dahulu. Dia lebih memikirkan bidangnya saat ini, pendidikan dan catur.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler:
    AirAsia Hilang, Seleb Dunia Kirim Doa
    Khloe Kardashian Tak Perlu Seks dan Harta
    Jenazah Sitor Situmorang Tiba Sore Ini
    Jennifer Lawrence, Aktris Terkaya Versi Forbes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.