Ahmad Dhani Cerita Anaknya Ditawari Pil Koplo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Ahmad Dhani mendengar pembacaan putusan putranya  AQJ dalam sidang putusan secara terbuka di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, 16 Juli 2014. ANTARA/Teresia May

    Musisi Ahmad Dhani mendengar pembacaan putusan putranya AQJ dalam sidang putusan secara terbuka di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, 16 Juli 2014. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Musikus Ahmad Dhani mengatakan, dia selalu meminta bantuan Badan Narkotika Nasional untuk mengawal Ahmad Al Ghazali, saat anak sulungnya itu show ke luar kota. "Ini cara saya melindungi keluarga saya dari pengaruh narkoba," kata Ahmad Dhani saat konferensi pers Konser Reuni Dewa 19 di Banyuwangi, Sabtu, 20 Desember. (Baca: Konser Reuni Dewa 19 di Banyuwangi Didanai CSR)

    Ahmad Al Ghazali atau akrab disapa Al adalah anak pertama Ahmad Dhani bersama Maia Estianty. Al memiliki dua adik yakni Ahmad El Jalaluddin Rumi (El) dan Abdul Qodir Jaelani (Dul). Selain bermusik dan menjadi bintang iklan, Al sendiri saat ini sibuk dengan hobi barunya yakni menjadi disk jockey (DJ). (Baca: Dhani Konser ke Banyuwangi Setelah 17 Tahun)

    Dhani bercerita, dia terpaksa menyewa BNN karena pernah ada pengalaman buruk saat Al nge-DJ di salah satu daerah. Saat itu, ada seorang oknum polisi dan pemilik kafe yang menawarkan Al mengkonsumsi salah satu jenis pil koplo. Mengetahui hal itu, Ahmad Dhani mengaku langsung murka. "Saya meminta mereka agar jangan dekat-dekat dengan Al," kata pendiri Dewa 19 ini.

    Dengan dikawal BNN, Dhani berharap agar tidak ada lagi orang yang menawarkan narkoba pada anaknya. "Jadi tak peduli kamu bupati atau jenderal sekalipun, kalau ada yang memberikan narkoba bisa langsung ditangkap." (Baca: Alasan Dhani Maki Pilot Garuda Kampret di Twitter)

    Tak bergantung dengan narkoba, kata Dhani, telah ia terapkan kepada dirinya sendiri. Meski lingkungannya sangat rentan terhadap pengaruh narkoba, tapi dia tak pernah memilih jalan tersebut. "Rasanya inex kayak apa saya belum pernah mencoba," kata pemilik Republik Cinta Management ini.

    IKA NINGTYAS

    Baca berita lainnya:
    Ical, Lumpur Lapindo, dan Pemberi Harapan Palsu
    Ahok Mencak-mencak di Balai Kota, Apa Sebabnya?

    3 Dalih Pemerintah Jokowi Talangi Utang Lapindo

    Alasan TNI AL Tak Penuhi Permintaan Menteri Susi

    Ahmad Dhani Kembali Omeli Garuda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.