Larang Motor, Perancang Busana Ini Puji Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luwi Saluadji. Dok. TEMPO/Novi Kartika

    Luwi Saluadji. Dok. TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Tindakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang melarang sepeda motor melintas di kawasan Sudirman, Thamrin, dan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, menuai pro-kontra. Ada yang mengecam, tapi banyak juga yang memuji.

    Salah satu yang memuji kebijakan Ahok adalah perancang busana pria, Luwi Saluadji. Luwi setuju dengan larangan tersebut karena menilai pengguna sepeda motor kerap bersikap semaunya. "Banyak yang bertindak sembarangan. Karena itu, Ahok melakukan hal yang benar," kata Luwi, Kamis, 18 Desember 2014. (Baca: Ahok Larang Motor, Fahrurrozi: Itu Bodoh)"

    Luwi, pemilik label Postur&Co, mengaku punya pengalaman buruk dengan penunggang sepeda motor. Dia sering kesal karena pengendara sepeda motor bertindak seperti raja jalanan.

    Bahkan, ujar Luwi, dirinya pernah diperas oleh pengendara sepeda motor yang berpura-pura celaka atau celaka karena ulahnya sendiri. "Jelas dia yang nabrak tapi menyalahkan pemilik mobil dan minta ganti rugi. Ini gila," tuturnya. (Baca: Ahok Larang Motor, Tukang Ojek 'Nangis')

    Karena pengalaman buruknya, Luwi mendukung pembatasan sepeda motor di kawasan tertentu. Luwi juga menyarankan penyedia jasa kurir untuk mengganti armadanya dengan mobil atau kendaraan umum. "Saatnya mengubah perilaku di jalan," ujar Luwi bersemangat. (Baca: Ahok Larang Motor, Lalin Pejompongan Tak Bergerak)

    HADRIANI P.

    Terpopuler
    Tertinggal Pesawat, Dhani: Pilot Garuda Kampret
    3 Persamaan Heboh Acara Anang dan Raffi Ahmad
    Raffi Ngunduh Mantu, Farhat Berkicau di Twitter 
    Heboh Insiden di Pesawat, Siapa Selain Dhani?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.