Siaran Ashanty Melahirkan Ditegur, Keluarga: Wajar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty (kanan) berfoto dengan Aurel, putri pertama Krisdayanti-Anang di rumah sakit jelang melahirkan di RSPI, Jakarta, 14 Desember 2014. Instagram.com/@Ashanty_hermansyah

    Ashanty (kanan) berfoto dengan Aurel, putri pertama Krisdayanti-Anang di rumah sakit jelang melahirkan di RSPI, Jakarta, 14 Desember 2014. Instagram.com/@Ashanty_hermansyah

    TEMPO.CO, Jember - Keluarga Anang Hermansyah di Jember memberi dukungan moril kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Amanat Nasional itu dalam menghadapi pro dan kontra soal penayangan langsung proses Ashanty melahirkan dalam acara Anakku Buah Hati Anang & Ashanty di RCTI.

    "Kami tetap memberi dukungan kepada Anang," kata Burhan, kakak kandung Anang, Rabu, 17 Desember 2014. (Baca berita terkait: Tersebab Acara Ashanty Melahirkan, Anang pun ...)

    Burhan yakin apa yang diperbuat Anang sudah melalui pertimbangan matang. Karena itu bila kemudian menimbulkan reaksi di tengah masyarakat, Burhan menyerahkan pada sudut pandang publik ataupun persepsi publik dalam melihat permasalahannya.

    Burhan yang berprofesi sebagai dokter ini mengatakan keluarganya sudah terbiasa menghadapi sinisme ataupun pujian masyarakat terhadap Anang. Bagi dia pro dan kontra sesuatu yang wajar dalam kehidupan, terlebih Anang termasuk publik figur. "Pada masalah-masalah sebelumnya yang lebih dari ini ternyata bisa clear," kata dia. (Baca: Siaran Ashanty, Lembaga Kehormatan Akan Tegur Anang)

    Sebelumnya Komisi Penyiaran Indonesia merilis surat teguran melalui situs www.kpi.go.id pada Senin, 15 Desember 2014, dengan nomor surat 2932/K/KPI/12/14. Berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, KPI menegur RCTI yang menayangkan proses melahirkan Ashanty selama empat jam. KPI menilai siaran itu tidak memiliki manfaat untuk publik.

    Menurut KPI, siaran tersebut telah dimanfaatkan bukan untuk kepentingan publik. Program tersebut disiarkan dalam durasi waktu siar yang tidak wajar serta tidak memberikan manfaat kepada publik sebagai pemilik utuh frekuensi. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik. KPI mengimbau agar RCTI dan Anang tak menayangkan kembali reality show tersebut. (Baca juga: RCTI Bahas Perkara Tayangan Ashanty Melahirkan)

    DAVID PRIYASIDHARTA

    Berita Terpopuler:
    Properti Raffi Ahmad di Jakarta, Bali, dan Bandung
    Tersebab Acara Ashanty Melahirkan, Anang pun ... 
    Rio Sidik,Penyanyi dan Peniup Terompet Rilis Album
    RCTI Bahas Perkara Tayangan Ashanty Melahirkan
    Iwan Fals Didapuk Jadi Duta Desa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?