Siaran Ashanty, Lembaga Kehormatan Akan Tegur Anang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2014-2019, Anang Hermansyah mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPR terpilih di Gedung DPR, Jakarta, 30 September 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2014-2019, Anang Hermansyah mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPR terpilih di Gedung DPR, Jakarta, 30 September 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, Guntur Sasono, mengatakan mahkamahnya akan menasihati Anang Hermansyah terkait dengan penyiaran acara proses melahirkan istrinya, Ashanty. Anang adalah anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional. (Baca: RCTI Bahas Perkara Tayangan Ashanty Melahirkan)

    "Kalau perlu Pak Anang akan kami beri nasihat bahkan peringatan, tergantung hasil rapat hari ini," ujar Guntur, saat dihubungi Tempo, Rabu, 17 Desember 2014.

    Dia mengatakan Mahkamah Kehormatan DPRD akan menggelar rapat untuk melihat sisi hukum dari penyiaran yang melibatkan Anang ini. "Secara etika dalam kehormatan Dewan, memang ada hal yang harus dibicarakan," kata Guntur. (Baca: Tersebab Acara Ashanty Melahirkan, Anang pun ...)

    Menurut dia, secara pribadi Anang tak bersalah. Sebab, siaran itu bisa menjadi penyemangat untuk Anang dan keluarga besarnya saat menghadapi kegentingan proses Ashanty melahirkan. Namun, Anang semestinya mempertimbangkan opini publik yang bakal muncul setelah acara proses melahirkan istrinya disiarkan selama empat jam.

    Komisi Penyiaran Indonesia telah melayangkan surat teguran kepada RCTI, stasiun televisi yang menyiarkan acara proses melahirkan tersebut. KPI Menyatakan siaran itu memiliki durasi yang tidak wajar, yakni selama empat jam. Tayangan itu juga dinilai tidak memberikan manfaat kepada publik sebagai pemilik frekuensi. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik. (Baca: Sensasi Anang Selain Persalinan Ashanty)

    KPI juga menyayangkan sikap Anang Hermansyah sebagai anggota DPR, yang semestinya berlaku santun dan bijak di depan publik. Dalam surat teguran bernomor 2932/K/KPI/12/14 itu, KPI meminta RCTI untuk tidak menayangkan kembali serta tidak mengulangi kesalahan serupa untuk program sejenis lainnya di kemudian hari.

    KPI menyatakan peristiwa yang bersifat personal, seperti kelahiran, pernikahan, dan kematian, merupakan acara yang tidak layak ditayangkan di televisi nasional dengan durasi berlebihan.

    Siaran Reality Show Eksklusif Proses Persalinan Ashanty ditayangkan di RCTI pada Ahad lalu, 14 Desember 2014 mulai pukul 13.14 WIB. Tayangan selama empat jam lebih itu diberi judul Anakku Buah Hati Anang & Ashanty. (Baca: Anang Minta Maaf Soal Tayangan Ashanty Melahirkan)

    PERSIANA GALIH

    Terpopuler
    Properti Raffi Ahmad di Jakarta, Bali, dan Bandung
    Bangkrut, Raffi Ahmad Tak Kapok Berbisnis Properti
    Rio Sidik,Penyanyi dan Peniup Terompet Rilis Album
    Sensasi Anang Selain Persalinan Ashanty
    Tersebab Acara Ashanty Melahirkan, Anang pun ...


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.