Jay Subiakto Kecewa pada Jokowi, Untung Ada Susi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jay Subiakto. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Jay Subiakto. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Jay Subiakto mengaku kecewa terhadap Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pria yang menjadi relawan Jokowi pada pemilihan presiden lalu tersebut mengungkapkan beberapa hal yang menurutnya memiliki cacat yang fatal. "Sedikit kecewa sih. Saya berharap kabinet Jokowi kuat. Tapi, setelah tahu Wakil Ketua DPR-nya yang itu, aduh, kecewa banget," kata Jay kepada Tempo, Rabu, 10 Desember 2014. (Baca: Jay Istirahat di Rumah, Tak Hadir ke Monas)

    Kecewa pada susunan pimpinan DPR, Jay menaruh harapan pada Jaksa Agung. Namun, setelah penetapan Jaksa Agung, Jay kembali dikecewakan. "Jaksa Agung-nya yang itu, padahal masih ada Abraham Samad dan beberapa orang kita yang bersih dan benar," ujar Jay. (Baca: Persiapan Pawai Budaya Jokowi Sudah 75 Persen)

    Beruntung, kekecewaan Jay sedikit terobati dengan sepak terjang Menteri Susi. "Menteri Susi itu hebat sekali. Ia seperti James Bond," tutur Jay. Menurut Jay, kerja Susi bagus, tapi juga perlu didukung oleh pertahanan. Sebab, Indonesia merupakan wilayah maritim yang luas dan perlu dijaga. (Baca: Jay Subiakto Pernah Kena Tipu Kolektor Emas)

    "Saya melihat Susi kerjanya banyak banget. Saya justru berpikir, menteri sebelumnya kerja apa? Kok, Susi sibuk banget dengan pencuri ikan. Berarti, beberapa tahun lalu, pencurian di laut kita terjadi terus-menerus," kata Jay.

    Penata artistik berambut gondrong tersebut juga menyarakan agar Jokowi menerapkan kontrol dan evaluasi bagi menterinya. "Baiknya, setahun sekali, mereka dievaluasi. Jika dalam setahun enggak ada kinerja, ya sudah, diganti saja." (Baca: Jay Subiakto Jatuh Cinta pada Emas Majapahit)

    RINA ATMASARI | HADRIANI P.

    Terpopuler
    Channing Tatum Dukung Pemutaran Film Senyap 
    Sheila On 7 Luncurkan Album Baru 
    10 Tahun, Drumer Sheila On 7 Masih Dirisak 
    Hari HAM, Film Senyap Diputar di 457 Tempat
    Film Senyap Ditolak, Ini Isi Ceritanya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.