Tips Langsing a la Paula Verhoeven

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dengan tinggi badan 183 sentimeter, Paula Verhoeven menjadi model Indonesia tertinggi saat ini. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Dengan tinggi badan 183 sentimeter, Paula Verhoeven menjadi model Indonesia tertinggi saat ini. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, JakartaBagi model seperti Paula Verhoeven, memiliki tubuh langsing bukan soal pilihan tapi tuntutan profesi. Tapi siapa sangka urusan menjaga berat badan ideal ini tak mudah buat Paula. Apalagi ia tak hanya mesti berbadan ekstra kurus, tapi juga harus tetap fit agar kuat menjalani kegiatan sebagai model yang lumayan melelahkan.

    Paula mengaku doyan makan. Ia suka dengan segala macam makanan, terutama yang masuk kategori tak sehat dan membikin gemuk. Ia doyan gorengan, mulai dari mie goreng, nasi goreng, pecel ayam, kulit, ceker, dan banyak panganan berlemak lainnya. Ia juga sangat menyukai mie ayam. Gara-gara kebiasaan makannya ini ia pernah dianggap terlalu gendut dan selalu ditolak para desainer.

    Semua diet sudah aku coba. Akupunktur, suntik, nggak makan sehari, itu semua nggak ada hasilnya dan malah jadi diet yoyo,” dia kepada Tempo di Cilandak Town Square, Selasa pekan lalu.

    Perempuan 26 tahun dengan tinggi badan 183 sentimeter ini mengatakan semua upayanya itu tak membuatnya jadi lebih kururs. Sampai ia menemukan pusat kebugaran. Ia mulai rajin latihan fisik dan belajar tentang nutrisi, terutama bagaimana cara makan yang baik. Ia mengaku banyak belajar dari olahragawan Ade Rai dan artis Melanie Putria serta Adrian Maulana.

    Menurut Paula, diet bukan soal mengurangi makan tapi mengatur pola makan. Ia mulai berhenti makan makanan yang digoreng, lalu memasukkan lebih banyak unsur protein dan serat ke dalam menunya. Ada empat komponen pengaturan diet Paula: pertama sumber dan jenis, kedua penyajian, ketiga jumlah, dan keempat pengaturan waktu.

    Sumber artinya ia memakan makanan yang mengandung protein, baik hewani dan nabati serta sayuran. Protein yang ia pilih adalah jenis daging putih, seperti dada ayam tanpa kulit dan lemak, serta ikan. Ia menghindari karbohidrat dan memperbanyak makan buah. Kedua terkait penyajian. Menu makanan tersebut harus diolah tanpa minyak atau sedikit sekali menggunakan minyak. Misalnya dengan cara dikukus atau dipanggang.

    Paula mencontohkan, ia kerap memasak daging ayam atau ikan dengan cara digoreng di wajan tapi tanpa menggunakan minyak. Rumus ketiga terkait jumlah adalah makan secukupnya, tidak berlebihan. Sedangkan aturan keempat terkait waktu adalah makan sebelum lapar supaya lebih rasional dalam memilih makanan.

    Kalau makan tunggu lapar lapar dulu, uh semua dimakan karena emosional. Jadi itu kuncinya, dan hindari garam karena garam itu mengikat air. Pokoknya jangan skip meal, kalau telat nanti mie ayam di depan pasti diembat juga deh.”

    Selain menjaga pola makan, Paula keranjingan olah raga di gym. Setiap ada waktu senggang, ia pergi ke pusat kebugaran. Ini menjadi semacam hobi buatnya. Ia juga mengingatkan, tak perlu takut berolah fisik di pusat kebugaran karena itu tak akan membuat otot-ototnya menggembung seperti binaragawan.

    Sejak Deesmber 2006 sampai sekarang aku tetap angkat beban dan fitnes. Kita (perempuan) nggak punya gen yang membuat otot besar, maka kalau cewek angkat beban akan terlihat lebih langsing, kalau cowok akan lebih atletis. Nah banyak yang nggak tahu informasi kaya gitu,” kata dia. Paula mengatakan dengan cara ini ia hanya perlu tiga bulan untuk mencapai berat badan yang ia mau.

    Dengan cara ini pula, Paula masih bisa memakan makanan yang ia sukai tanpa kuatir menjadi gemuk. Ia misalnya, masih suka cheating memakan mie ayam, kwetiauw dan lainnya. Ia juga masih gemar memakan coklat.

    Konsep diet itu seperti menabung, semakin lama kita menabung semakin bisa belanja apa saja. Semakin lama kita diet semakin kita bisa mengatur makan. Anytime kita cheating, anytime kita pengen makan coklat, mie, bisa saja karena kita sudah menabung dengan pola hidup dan makan yang lebih sehat,” terangnya.

    KARTIKA CANDRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.