Syaharani Suka Alam dan Berkelana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syaharani. ANTARA/Jimmy Ayal

    Syaharani. ANTARA/Jimmy Ayal

    TEMPO.CO, Bandung - Jangan kaget jika bertemu penyanyi jazz Syaharani di kaki gunung, pantai, atau pelosok desa. Melepas sumpek hidup di Jakarta, ia suka berkelana di sela jadwal panggung dan pembuatan album lagunya. (Baca: Ingat Harry Roesli, Syaharani Menangis)

    "Buat isi ulang energi, saya harus bertemu alam dan orang yang berbeda," katanya kepada Tempo di Bandung, Ahad, 7 Desember 2014.

    Sejak bocah, ia mengaku suka naik ke bukit-bukit di kota kelahirannya, Batu, Jawa Timur. Pulang dari sekolah dasar siang hari, ia makan siang sendirian di perbukitan sambil menikmati panorama alam.

    "Rasanya nyaman, sampai sekarang juga begitu," ujarnya. Kadang ia berbincang dengan orang yang ditemuinya, juga bertukar bekal dengan tomat dari petani. (Baca: Djaduk Ferianto Segera Terbitkan Buku Ngayogjazz)

    Kini ia hobi ke gunung walau tak selalu mendaki puncak, seperti Gunung Halimun, Semeru, dataran tinggi Dieng, serta Bogor. Syaharani pun menyukai pantai dan mengunjungi desa-desa untuk bertemu dengan penduduk setempat.

    "Waktu ke pantai di Ambon, kami sekalian bikin 5 video klip di alam terbuka," ujar vokalis band Syaharani and Queenfireworks itu. (Baca: Syaharani Manggung Energetik di Ngayogjazz 2014)

    Di sela undangan menyanyi ke luar negeri, seperti Jerman, ia menyempatkan berkelana. Sebagian perjalanan itu ia buat tulisan pendek untuk kawannya. Tiap kali menghilang untuk berjalan-jalan keluar Jakarta, waktunya berkisar 1-3 pekan.

    "Kalau lebih lama nggak tega ninggalin kru band," katanya.

    Kini penyanyi yang bermukim di Bintaro itu berencana untuk ke Flores di sela undangan tampil di berbagai tempat sekaligus promosi album terbaru Syaharani and Queenfireworks. Rencana berikutnya yang masih ditimbang, yakni ajakan kawan-kawannya ke acara 200 Tahun Letusan Gunung Tambora. (Baca: Warga Brayut Ketagihan Jazz karena Ngayogjazz)


    ANWAR SISWADI

    Terpopuler
    Ini Daftar Pemenang FFI 2014
    Empat Kebijakan Jokowi untuk Industri Kreatif
    Jokowi Tonton 3 Film Indonesia Ini Sejak 2013
    Tabula Rasa Jadi Kuda Hitam di FFI 2014
    Saingan di FFI, Yayu Unru Jagokan Lukman Sardi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.