Artis FTV Ditangkap, BNN: Tidak Ada Inisial DR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vicky Monica. Instagram.com/@Vickymonica

    Vicky Monica. Instagram.com/@Vickymonica

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah penangkapan dua artis FTV, VM dan K, yang terciduk di diskotek Domain, Senayan, Ahad, 9 November 2014, karena terjerat kasus narkoba, pihak Badan Narkotika Nasional menyatakan keduanya sudah direkomendasikan untuk direhabilitasi.

    "Kelanjutan dari assessment yang terazia di Jakarta Selatan lalu, hasilnya dari tim sudah dikonfirmasikan, nantinya minta rekomendasi untuk direhabilitasi. Dan yang bersangkutan pun bersedia," ujar Kepala Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta Sapari Partodiharjo saat ditemui di kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 17 November 2014. (Baca: Artis Kasus Narkoba Mengaku Keluarga Bekas Menteri)

    Sedangkan untuk tersangka berinisial DR yang disebut-sebut merupakan ponakan Chairul Tanjung, Sapari membantah hal tersebut. Ketika ditanya apakah benar DR itu Ditto Rukmana dan bagaimana kelanjutan pemeriksaannya, Sapari menjawab, "Tidak ada nama seperti itu. Jangan ada nama yang diduga-duga keluar, ya, ke publik. Saya tidak pernah mengatakan itu."

    Hal ini sedikit berbeda dari apa yang disampaikan oleh pihak BNNP minggu lalu. Dalam pernyataan pertama, Sapari menyatakan ada tersangka yang mengaku sebagai orang dekat CT (Chairul Tanjung). (Baca: Artis VM dan K Akan Jalani Rehabilitasi)

    "Jadi, saat ditangkap, memang ada orang yang mengaku dia orang dekatnya CT. Ya, saya enggak takut, bilang saja. Saya kan hanya melaksanakan tugas," ujar Sapari pada Rabu, 12 November 2014.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    Ekki Soekarno Mimpi Bikin Museum Perkusi
    Menyatukan Rock di Marsh Kids 
    Pelawak Darussamin Tutup Usia 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.