Wayang Orang Sriwedari Tunggu Bantuan Pemerintah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar gunungan membuka pertunjukan kesenian wayang orang yang berjudul Jayabaya Mukswa di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Surakarta (31/3). TEMPO/ Nita Dian

    Gambar gunungan membuka pertunjukan kesenian wayang orang yang berjudul Jayabaya Mukswa di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Surakarta (31/3). TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup Wayang Orang Sriwedari berharap bisa tampil di gedung pertunjukan yang lebih layak. Tempat mereka pentas saat ini dirasa kurang memadai. "Saat ini di sana-sini jebol. Butuh renovasi," ujar Agus Prasetyo, pimpinan grup Wayang Orang Sriwedari, dalam konferensi pers pementasan Petruk Dadi Guru di Graha Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 13 November 2014. 

    Menurut Agus, selama ini Pemerintah Kota Surakarta sudah mengalokasikan anggaran bagi grup ini untuk memenuhi kebutuhan fasilitas gedung dan sumber daya manusia. Tapi jumlah anggaran dinilai tak cukup. "Harus ada bantuan dari pemerintah pusat dan pihak lain," ujarnya.

    Grup ini, kata Agus, beranggota 60 orang. Sebanyak 25 orang di antaranya merupakan relawan dari para mahasiswa Institus Seni Indonesia Surakarta yang mencintai wayang. Mereka berpentas setiap Senin-Sabtu dengan penonton sekitar 100-300 orang. Jumlah penonton akan lebih banyak pada akhir pekan atau hari libur. "Ini cukup membahagiakan. Dulu kami mentas hanya satu-dua penonton," ujarnya. 

    Sebagai pegiat seni kebudayaan, Agus dan kelompoknya mempunyai mimpi. Mereka tak ingin tampil seadanya. "Kami ingin mengukuhkan diri sebagai masterpiece kebudayaan. Ini tantangan berat," ujar lulusan Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta--kini ISI Surakarta--ini.

    DIAN YULIASTUTI


    Berita Lain
    Malaysia Kuasai 3 Desa, Pemda Nunukan Pasrah 
    Kontras Laporkan FPI ke Komnas HAM 
    MUI Tak Setuju FPI Dibubarkan, Mengapa?
    Ahok Didukung MUI Asal...


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.