Menjadi Ibu Cerdas ala Dian Sastro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastrowardoyo. TEMPO/Anindya Legia Putri

    Dian Sastrowardoyo. TEMPO/Anindya Legia Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Walaupun kini telah memiliki dua anak dan banyak kesibukan, aktris cantik Dian Sastro tetap menjadi ibu serta istri yang dapat membagi waktunya untuk keluarga dan pekerjaannya.

    "Yang terpenting itu kita harus menjadi smart mom. Pintar berbagi waktu untuk keluarga. Pagi itu aku ngantar sekolah anak pertama, Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo. Jadi, pagi itu waktu untuk Shailendra," kata Dian saat ditemui di acara Bloom & Grow Asia di Arthotel, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2014

    Sedangkan untuk sore hari, ujar Dian, waktu spesialnya dicurahkan untuk Ishana Ariandra Nariratana Sutowo, anak keduanya. (Baca: Dian Sastro Reuni dengan Para Bintang AADC?)

    Untuk suaminya, Maulana Indraguna Sutowo, Dian memberikan waktunya pada malam hari. "Kalau kedua anak saya sudah tidur, saya menemani suami. Yang jelas, setiap hari harus tetap ada quality time-nya, seperti makan malam bersama ataupun saat menonton film."

    Tak hanya itu, memelihara tubuh juga menjadi rahasia Dian untuk tetap menjaga hubungannya dengam suami. "Jadi ibu itu harus pintar. Kita harus tetap cantik, tetep olahraga, jaga penampilan, dan kesehatan harus jadi gaya hidup," tuturnya.

    Saat ini ia merasa sangat senang karena diberikan waktu untuk tetap terus belajar dan berkarier oleh suaminya. Bagi Dian, saat ini yang terpenting ialah menjadi istri dan ibu yang baik bagi suami dan anak-anaknya.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    Tiga Tokoh Ini Disoraki Penonton
    Memunggungi Laut, Karena Tinggalkan Budaya Maritim
    Ngefans, Personil Suju Nyaris Cium Afgan
    Dapat Kado dari Ashraf, Bunga Citra Kaget
    Solange, Adik Beyonce, Menikah Akhir Pekan Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.