Anang Hermansyah Ingin DPR Dianggap Pahlawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah, mengikuti Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR terpilih dari Partai Amanat Nasional (PAN) Anang Hermansyah, mengikuti Pelantikan dan Sumpah Jabatan Anggota MPR-DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO , Jakarta - Artis yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anang Hermansyah, mengaku taidk punya agenda khusus untuk memperingati hari pahlawan. Dia memilih menghadiri rapat dengan sesama koleganya di Komisi X. (Baca: Anang Hermansyah Angkat Bicara Soal Kabinet).

    "Aku datang ke DPR sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa para pahlawan, melanjutkan perjuangan mereka dengan cara mengabdi sebagai wakil rakyat. Wong tugas aku di sini," kata dia di Gedung DPR. (Baca: Ditanya Hak & Kewajiban DPR, Anang Tak Bisa Jawab).

    Menurut Anang, definisi kepahlawanan juga berlaku bagi para wakil rakyat di DPR. Pengertian pahlawan, kata Anang, hendaknya tidak dibatasi pada peran para pejuang yang angkat senjata demi kemerdekaan Indonesia. Definisi itu melekat bagi siapapun yang rela mengorbankan waktu, tenaga dan kemampuannya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

    Namun Anang tidak melanjutkan rapat yang dia hadiri sampai habis. Rapat yang mengagendakan pembahasan mengenai pembinaan prestasi olahraga nasional hanya diikuti Anang setengahnya saja. Anang lantas meninggalkan gedung DPR tanpa mau menjelaskan tujuannya. Saat ditanya alasannya tidak melanjutkan rapat, Anang hanya menjawab pendek. "Tadi sudah," katanya. (Baca: Anang Dilantik Jadi Anggota DPR, ke Mana Ashanti?)

    RIKY FERDIANTO

    Berita Terpopuler
    Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina 

    Jokowi Jadi Primadona di APEC 

    Jokowi Top jika Pidato Bahasa Indonesia di APEC


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.