Tabut Terbuang, Festival Tabut Pariaman Berakhir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan Pesta Budaya Tabuik Piaman 2014 di pantai Gandoriah, Pariaman, Padang Sumatra Barat, 9 November 2014. Tabuik, berupa menara bambu dan berhias dengan replika

    Warga menyaksikan Pesta Budaya Tabuik Piaman 2014 di pantai Gandoriah, Pariaman, Padang Sumatra Barat, 9 November 2014. Tabuik, berupa menara bambu dan berhias dengan replika "Buraq" setinggi 12,5 meter di buang ke pantai Gandoriah. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Kota Pariaman - Pesta Budaya Tabuik Piaman 2014, festival tabut di Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang dimulai sejak 25 Oktober lalu, berakhir pada hari ini, Ahad, 9 November 2014. Penutupan pesta ditandai dengan dibuangnya dua tabut kota itu ke Pantai Gandoriah, yang tak jauh dari pusat kota.

    Ribuan orang memenuhi jalan yang dilalui tabut itu, dari Lapangan Merdeka hingga Pantai Gandoriah. Pantai itu seakan jadi lautan manusia. Nyaris tak ada lagi pasir pantai yang terlihat.

    Sebelum tiba di pantai, dua tabut selebar hampir dua mobil dan setinggi 12,5 meter itu sesekali berhenti dan digoyang-goyang oleh para pemuda yang mengangkatnya. Setiap digoyang, para penonton berteriak riuh. Banyak remaja dan orang tua yang ber-selfie dengan latar tabut-tabut itu.

    Ketika azan magrib berkumandang, satu per satu tabut dibuang ke laut. Orang-orang pun berebutan mengambil bagian-bagian tabut itu, yang dipercaya membawa berkah bagi pemiliknya.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman Yusrizal menyatakan pesta budaya tabut ini akan terus dipertahankan. "Pesta Tabuik Paiman akan jadi penarik pariwisata daerah ini," katanya.

    Budaya tabuik adalah acara budaya tahunan di Kota Pariaman. Budaya serupa juga ada di Bengkulu dan Riau. Budaya ini merupakan tradisi untuk memperingati Hari Assyura (10 Muharram) dan wafatnya Hassan dan Hussein, cucu Nabi Muhammad.

    KURNIAWAN

    Berita Terkait
    5 Destinasi Syariah Terbaik di Indonesia
    Tabot, Jejak Syiah dalam Tradisi Indonesia
    1 Muharam, Festival Tabot Bengkulu Dimulai
    Pesan Damai Sura


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.