Pertunjukan Jazz Ijen Tak Mendapat Izin BKSDA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati keindahan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 6 September 2014. TEMPO/Subekti

    Wisatawan menikmati keindahan Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 6 September 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur tak memberi izin kepada pemerintah Banyuwangi untuk menyelenggarakan pertunjukan musik Jazz di Pos Paltuding, Gunung Ijen. "Wilayah itu termasuk kawasan konservasi," kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember, Sunandar Trigunajasa, kepada Tempo, Jumat malam, 7 November 2014. (Baca: Aktivis Lingkungan Tolak Jazz di Gunung Ijen)

    Menurut Sunandar, pelarangan pertunjukan Jazz Ijen itu tertuang dalam surat Balai Besar KSDA No S.46/BBKSDA.JAT.2.2/2014 tertanggal 5 November 2014. Balai Besar KSDA mengimbau pemerintah Banyuwangi untuk menggunakan area lain di luar kawasan konservasi. "Surat tersebut sudah dikirim ke pemerintah Banyuwangi," kata dia.

    Akan tetapi, kata Sunandar, pemerintah Banyuwangi tetap ngotot melaksanakan acara yang akan berlangsung Sabtu hari ini pukul 13.30 hingga 17.30 WIB. Pemerintah Banyuwangi berdalih bahwa acara itu untuk kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga yang terdampak kebakaran hutan Gunung Ijen. (Baca: Banyuwangi Gelar Jazz di Gunung Ijen 8 November)

    Balai Besar KSDA pun, kata dia, tak bisa membubarkan acara itu. Sebab, dikhawatirkan bakal terjadi kericuhan. "Tapi kami akan tetap turun untuk memantau," ujar Sunandar.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Muhammad Yanuar Bramudya mengatakan pemerintah Banyuwangi telah menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Kehutanan untuk mempromosikan Ijen sebagai obyek wisata.

    Pemerintah Banyuwangi tetap berkomitmen membatasi agar Jazz Ijen tidak padat penonton. Caranya dengan melarang sepeda motor naik hingga ke kawasan Paltuding. "Semua harus naik mobil," katanya.

    Apalagi Jazz Ijen juga akan disertai dengan aksi kepedulian lingkungan berupa penanaman pohon dan pelepasan burung merpati.

    IKA NINGTYAS

    Baca berita lainnya:
    Kartu Sehat & Pintar Jokowi Bikin DPR Tak Berdaya
    NU Dukung Ahok Jadi Gubernur DKI
    Gereja Yesus Buka Kisruh Nikah Jessica Iskandar
    Heboh Kelanjutan Film AADC, Reuni Cinta dan Rangga
    4 Fakta di Balik Pembunuhan Manajer Cantik

     


     


     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.