Reza Rahadian Sayangkan Film yang Gagal Tayang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Reza Rahadian. TEMPO/Charisma Adristy

    Aktor Reza Rahadian. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kemajuan dalam industri film saat ini terbilang cukup pesat. Makin banyak aktris dan aktor yang lahir dengan bakat yang luar biasa, makin banyak pula karya film yang diciptakan. (Baca: FFI 2014, Kembalikan Piala Citra ke Bentuk Awal)

    Namun banyaknya film yang diproduksi justru disayangkan oleh Reza Rahadian. Pemeran Habibie dalam film Habibie & Ainun tersebut menyesali film-film yang tidak ditayangkan. "Banyaknya film yang dibuat tentu tidak akan mendapatkan wadah penayangan yang cukup. Bioskop Indonesia cuma berapa. Kalaupun semua ditayangkan, paling hanya tayang lima hari," ujar Reza kepada Tempo, Rabu, 5 November 2014.

    Bagi Reza, insan perfilman seharusnya lebih meningkatkan kualitas film Indonesia, tidak hanya mengejar kuantitas. "Sayang sekali jika telah membuat film dengan biaya mahal namun hanya tayang tiga hari di bioskop," kata Reza. (Baca: Reza Rahadian Jadi Juri FFI 2014)

    Bukan hanya bersaing dengan film produksi lokal, film Indonesia juga harus bersaing dengan film dari luar negeri. Meski begitu, dia mengakui bila saat ini industri film Tanah Air telah mengalami kemajuan.

    Hal ini diamini pula oleh aktris senior Christine Hakim. "Saya melihat saat ini muncul insan film dari generasi muda yang memiliki bakat dan semangat yang luar biasa. Begitu pun dengan film. Ada banyak film dengan kualitas bagus dan diperankan oleh aktor hebat pula," kata Christine. (Baca: Christine Hakim : Reza Rahadian Anak Ideologi Saya)

    RINA ATMASARI | HADRIANI P.

    Terpopuler
    Ashanty Ingin Melahirkan di Amerika 
    Anak Ngetop, Menteri Susi: Ini Gara-gara Kalian! 
    Antara Nadine Putri Susi dan Ayang Putri Jokowi
    Konser Slank untuk Wanita 
    Christine Hakim : Reza Rahadian Anak Ideologi Saya



  • FFI
  •  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.