Yogya Gelar Tembang Nusantara Senilai Rp1 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Felipe Dana

    AP/Felipe Dana

    TEMPO.CO , Yogyakarta: Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pentas musik bertema "Tembang Nusantara" selama tiga hari, 6-9 November 2014. Pementasan yang melibatkan 600 pemusik itu menelan biaya sekitar Rp1 miliar. “(Sumber dananya) dari dana keistimewaan,” kata Kepala Taman Budaya Yogyakarta Diah Tutuko Suryandaru pada Tempo, Rabu siang, 5 November 2014.

    Sejak ditetapkan sebagai daerah istimewa dua tahun lalu, pemerintah DIY berhak atas dana keistimewaan tiap tahunnya. Pada tahun ini, pemerintah mendapat jatah sebesar Rp523 miliar yang dicairkan dalam tiga tahap. Setelah dana tahap pertama sebesar Rp130 miliar tuntas terserap dalam program, pemerintah pusat kembali mencairkan dana sebesar Rp 288 miliar. Diah mengatakan sumber dana pementasan itu berasal dari pencariran dana keistimewaan tahap dua.

    Tembang Nusantara akan digelar di dua lokasi berbeda. Dua hari pertama di Taman Budaya dan di Kebon Ndepis serta Pendapa Jamur Sendangreja, Minggir Kabupaten Sleman pada hari terakhir. Kawasan Minggir, Sleman, lokasi pementasan pada hari terakhir dianggap tak biasa sebagai lokasi pementasan di Yogyakarta. Selama ini, pementasan seni di Yogyakarta memang lebih terpusat di bagian tengah dan timur. Panitia sengaja memilih lokasi itu agar lokasi pementasan seni di Yogyakarta lebih merata.

    Kebon Ndepis dan Pendapa Jamur merupakan pusat kesenian yang menyediakan fasilitas kesenian bagi sekolah dasar di sekitarnya. Dibangun pada 2011, lokasinya berada di sekitar persawahan. “Ada penginapannya juga,” kata pemilik tempat itu, Harjanto.

    Sejumlah kelompok musik keroncong, gamelan, etnis, hingga orkestra dijadwalkan menjadi penampil dalam pementasan selama tiga hari itu. Di antaranya Saraswati Big Band Orkestra, Gema Nusantara Orkestra, Ansamble Goyang Gayeng, Sapto Kusbini Orkestra hingga Orkes Keroncong Prisma, Dewantara Muda, dan Agawe Santoso. “85 persen karya (yang akan ditampilkan) baru,” kata Konduktor Gema Nusantara Orkestra Imoeng Mulyadi CR.

    ANANG ZAKARIA

    Berita lain:
    Jokowi Gandeng 20 Investor Infrastruktur
    Sebelum Jadi Menteri, Kekayaan Jonan Rp 23 Miliar  
    Anang Hermansyah Angkat Bicara Soal Kabinet Jokowi  


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.