Koreografi Retno Maruti Awali IDF 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Indonesian Dance Festival 2012/Penyanyi dan juga penari Dewi Gita (kanan) bersama Ketua Pelaksana IDF Dance Competition Nungki Kusumastuti (tengah) dan Direktur IDF Maria Darmaningsih (kiri) saat konferensi pers The 11th Indonesian Dance Festival 2012 di FX Style, Senayan, Jakarta, Rabu, (18/4).  ANTARA/Teresia May

    Duta Indonesian Dance Festival 2012/Penyanyi dan juga penari Dewi Gita (kanan) bersama Ketua Pelaksana IDF Dance Competition Nungki Kusumastuti (tengah) dan Direktur IDF Maria Darmaningsih (kiri) saat konferensi pers The 11th Indonesian Dance Festival 2012 di FX Style, Senayan, Jakarta, Rabu, (18/4). ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Koreografer senior Retno Maruti bersama puluhan penari akan menampilkan sebuah tarian yang bercerita tentang kisah cinta Rara Mendut dan Pronocitro. Koreografi karya Retno Maruti ini menjadi pertunjukan pembuka dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Internasional Festival sekaligus Indonesian Dance Festival 2014.

    “Koreografi ini pertama kali dipentaskan pada 1976-1977, ini pementasan kelima kali koreografi ini," ujar Retno Maruti kepada Tempo, seusai geladi resik di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Senin, 3 November 2014.

    Retno Maruti akan berkolaborasi dengan seniman visual Nindityo Adipurnomo untuk menghidupkan panggung. Retno akan tampil di Teater Jakarta pada Selasa, 4 November 2014.

    Selain Retno Maruti, IDF kali ini juga akan menampilkan penari Singapura Choy Ka Fai yang akan berkolaborasi dengan Rianto, penari Indonesia. Ada juga Eko Supriyanto dan Katia Engel, penari asal Jerman yang akan mempertontonkan koreografi tentang Jailolo.

    Maria Darmaningsih, Direktur IDF, acara festival tari ini juga akan menghadirkan Tao Ye, koreografer ternama asal Cina. “Dia akan tampil sekaligus memberikan kelas tari,” ujarnya.

    Penari lain dari luar negeri yang akan tampil adalah Jerome Bel (Prancis), Kobalt Work, Arco Renz, dan kelompok tari Contact Gonzo (Jepang) serta Jean Delzaux. Sedangkan beberapa penari Indonesia yang akan ambil bagian dalam festival ini ada Melati Suryodarmo, Ali Sukri, dan ISI Padang serta grup musik heavy metal.

    Sedangkan showcase yang menjadi ciri acara festival ini akan diisi oleh Otniel Tasman (Solo), Hari Ghulur (Madura), dan Asri Meri Sidowati (Jakarta). IDF juga akan mengusung diskusi diskusi tari tentang perempuan dan karier koreografer.

    DIAN YULIASTUTI

    Berita lain:
    Media Online Ini Bantu Sebar Tuduhan @TM2000Back
    Dirut PT Pos Jadi Tersangka Kasus Korupsi
    Danau Toba Masih Mengandung Magma Cair


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.