Cici Paramida, Duta Anti Aging ke Paris, Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cici Paramida saat ditemui oleh Tempo dirumahnya dikawasan Priok, Jakarta Utara, (18/7). TEMPO/Nurdiansah

    Cici Paramida saat ditemui oleh Tempo dirumahnya dikawasan Priok, Jakarta Utara, (18/7). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Rasa bahagia dan bangga tengah dirasakan pedangdut cantik Cici Paramida. Pasalnya penyanyi yang akrab disapa Cipar ini, menjadi Duta Anti Aging Wakili Indonesia di Paris, Perancis.

    Pelantun Wulan Merindu itu mewakili indonesia di acara kongres  World Council Preventive Medicine "WOCPM" yakni kongres dokter dari berbagai belahan dunia yang peduli di bidang pencegahan penyakit dan anti aging.

    "Ini kebanggaan buat saya. Pengalaman yang bisa dilupakan. Saya juga tak menyangka ditunjuk sebagai duta anti aging," ujar Cici.(Baca : Penerus Hermes Jadi Penasihat Anti-Aging Dunia)

    Kongres ini di hadiri 74 negara dan Indonesia menjadi pemimpin dan penggagas acara tersebut. Acara kongres yang di pimpin oleh dr Deby Vinsky sebagai Presiden WOCPM.

    Kedatangan cici paramida ke Paris juga menjadi bintang iklan dan pemotretan untuk majalah anti aging di Paris, dengan konsep pemotretan pre wed lengkap dengan busana pengantin rancangan Ellie Saab perancang asal Lebanon menetap di Prancis. Dalam foto sesi itu Cici ditemani dengan model bule yakni Meidy.

    "Cici sangat berbakat dan pas untuk menjadi duta anti aging. Saya senang Indonesia ambil bagian di acara penting ini," ujar dr Deby.(Baca :Dokter Anti-Aging, Deby Vinski, Raih Socrates Award)

    Sebelumnya, Klinik kecantikan dan anti-aging  Perfect Beauty Aesthetics and Anti-Aging Indonesia, milik dokter Deby Vinski berhasil meraih penghargaan kualitas terbaik di tingkat internasional, yakni International Star for Quality Award, Switzerland 2013.

    Pemberian penghargaan International Star for Quality Award  untuk kategori Gold Quality itu diterima Deby yang dikenal sebagai The Queen of Anti Aging, di acara Quality Convention pada 29 Oktober di Jenewa, Swiss.

    Penghargaan itu diberikan kepada perusahaan dan organisasi di dunia yang paling menunjukan inovasi dan pelayanan terbaik serta etika dalam menjalankan bisnisnya

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Taman Terlarang Minim Bunga dari Lotuz
    Tren Kain ke Depan, Penuhi Keinginan Perempuan 
    Siluet Feminin Lotuz ala Yosep Sinudarsono 
    Tetap Modis dengan Hijab Syari


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?