Blora Siap Gelar Festival Barong Nusantara 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Altet barongsai menunjukkan atraksi dalam kejuaraan Internasional Lion Dance Championship 2014 di Tangerang Selatan, Banten, (1/6). Kejuraaan tersebut dikuti 20 tim dari 9 Negara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Altet barongsai menunjukkan atraksi dalam kejuaraan Internasional Lion Dance Championship 2014 di Tangerang Selatan, Banten, (1/6). Kejuraaan tersebut dikuti 20 tim dari 9 Negara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO , Blora: Pemerintah Kabupaten Blora akan menyelenggarakan Festival Barong Nusantara 2014. Acara yang merupakan hari jadi Kabupaten Blora ke-265 ini akan menampilkan kesenian Barong dari berbagai daerah.

    "Kami ingin mengangkat kesenian tradisional yang sudah sangat mengakar di masyarakat Blora," kata Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Blora, Suntoyo, Kamis, 30 Oktober 2014.

    Festival ini diselenggarakan sebagai bentuk kecintaan masyarakat Blora akan seni Barong tersebut. Acara semacam ini digelar pada 2009. Suntoyo mengatakan pihaknya berencana menggelar festival tersebut diadakan 2 tahun sekali.

    Acara yang akan diselenggarakan, Sabtu, 1 November 2014 itu, tidak hanya menampilkan seniman Barong dari daerah lain. Tetapi juga menampilkan kesenian Barong yang berasal dari civitas akademika, Institut Seni Surakarta.

    "Kami ingin masyarakat tahu bagaimana seni Barong ini tidak hanya dari daerah lain tapi juga dari dunia kampus," kata Suntoyo.

    Acara ini akan berlangsung dari pagi hingga malam di alun-alun Kabupaten Blora. Puncaknya akan ditampilkan kesenian Barong yang berasal dari Bali, Kendal, dan Kediri.

    FARAH FUADONA

    Berita lain:
    Koalisi Pro-Jokowi Bentuk Pimpinan DPR Tandingan
    Cerita Menteri Susi Nge-Trail di Aceh  
    Menteri Yohana, dari Papua Hanya Bawa 3 Baju


     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.