Tak Kemal Maka Tak Sayang, Film Pertama Rayi RAN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil grup musik RAN Rayi saat mengikuti proses pembuatan video klip di rofftop dealer mobil dikawasan Kebayoran Lama, Jakarta, (23/12). TEMPO/Nurdiansah

    Personil grup musik RAN Rayi saat mengikuti proses pembuatan video klip di rofftop dealer mobil dikawasan Kebayoran Lama, Jakarta, (23/12). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Film bergenre komedi berjudul Tak Kemal Maka Tak Sayang dirilis perdana pada 23 Oktober 2014. Salah satu pemerannya ialah Rayi yang juga salah satu personil dari grup musik RAN. Bagi Rayi, yang berperan sebagai Khalil, ini adalah pengalamannya mencicipi dunia seni peran. Pengalaman baru pun banyak didapatkan oleh pria pemilik nama lengkap Rayi Putra Rahardjo ini.

    "Seru sih prosesnya seru, syutingnya tapi mungkin lebih capek daripada musik. Karena ini kan syutingnya dari pagi sampai sore," jelas Rayi saat ditemui seusai press screening Tak Kemal Maka Tak Sayang di Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.

    Dari film perdananya, Rayi mengaku banyak belajar dari pemeran lainnya untuk memperbaiki aktingnya. Pada awalnya ia juga tak menyangka akan turut berperan serta dalam film yang diangkat dari buku yang ditulis oleh Kemal Pahlevi dengan judul yang sama. (Baca : RAN Ajak Masyarakat Peduli Kelestarian Hutan)

    "Kaget, saat itu tiba-tiba Kemal dateng jam 11 malem, nanyain mau main film atau enggak. Terus Kemal juga butuh jawabannya malam ini juga. Ya sudah aku langsung minta izin istri," kata Rayi. 

    Seusai film ini, Rayi pun mengungkapkan bahwa dirinya menjadi tertarik untuk kembali bermain film. Namun dengan genre yang berbeda. Dalam film ini, Rayi  didaulat untuk mengisi soundtrack-nya.

    ANINDYA LEGIA PUTRI

    Berita Terpopuler
    JKT48 Hibur Pelari Jakarta Marathon
    Kim Kardashian Terharu Lihat Kinerja Adiknya 
    Usai Menikah, George Clooney Gelar Pesta Lagi
    Kim Kardashian Merasa Seksi, Akibat Ulah Suaminy


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.